Jadwal DAMRI YIA ke Jogja Rabu 20 Mei, Tarif Rp80.000
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (tengah) di Kantor DPD PKS DIY, Jumat (18/8/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menyatakan sosok cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan bisa berasal dari luar partai koalisi. Sosok tersebut diharapkan mengimbangi atau bahkan membantu menaikkan elektabilitas Anies Baswedan.
Ahmad Syaikhu mengaku belum mengetahui secara pasti kapan Anies akan mengumumkan cawapres. Karena pemilihan Cawapres sepenuhnya diserahkan kepada capres dalam hal ini Anies Baswedan. Menurutnya sosok cawapres itu sangat mungkin berasal dari luar partai koalisi.
BACA JUGA : Andi Arief Sebut Surya Paloh Jadi Cawapres Anies di Pilpres 2024
“Sangat mungkin di luar partai koalisi, saya minta pak Anies, mempertimbangkan banyak hal masukan dari partai koalisi dan tokoh. Misalkan jika ada tokoh perempuan, tidak masalah, asal jangan sampai kontraproduktif, tetapi harus yang bisa mendongkrak elektoral,” katanya di sela-sela konsolidasi di Kantor DPD PKS DIY, Jalan Veteran, Kota Jogja, Jumat (18/8/2023).
Ia yakin Anies sangat bijak dalam menentukan siapa sosok cawapres yang akan mendampinginya. Namun partai koalisi tetap memberikan sejumlah parameter, agar sosok cawapres yang dipilih bisa menjadi dwitunggal antara Anies dengan sosok tersebut. Bukan sebaliknya, jangan sampai cawapres Anies yang dipilih justru menurunkan elektabilitas pasangan.
“Jangan sampai visi misi tidak jalan. Kami ingin cawapres yang elektoral bisa membantu peningkatan [elektabilitas], bukan malah mendowngrade capresnya sehingga tidak sesuai yang diharapkan,” katanya.
BACA JUGA : AHY Tak Setuju Cawapres Anies di Pilpres Harus dari Jateng atau Jatim
PKS sebelumnya telah mengusulkan beberapa nama di antaranya Hidayat Nurwahid hingga Ahmad Heryawan. AKan tetapi pemilihan sepenuhnya diserahkan kepada Anies Baswedan.
‘Siapa yang akan dipilih, ini hak pak Anies Partai koalisi sepakat tidak akan memaksakan harus kader PKS atau kader partai koalisi, tetapi pak Anies yang menentukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.