Advertisement
Angkatan Udara Ukraina Siap Gunakan Jet Tempur F-16
Jet tempur F-16V buatan Amerika Serikat (AS). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kelompok pertama pilot Angkatan Udara Ukraina yang akan berpartisipasi dalam pelatihan F-16 telah diidentifikasi, Politico melaporkan pada 4 Agustus.
Sumber AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada wartawan Politico bahwa delapan pilot Ukraina yang fasih berbahasa Inggris siap untuk memulai pelatihan jet tempur segera setelah rencana pelatihan formal disusun oleh sekutu Eropa dan disetujui oleh Amerika Serikat.
Advertisement
Selain itu, 20 pilot lagi dengan keterampilan bahasa Inggris minimal tersedia untuk memulai pengajaran bahasa di Inggris dalam sebulan.
Sebanyak 32 pilot Ukraina telah ditunjuk untuk mengikuti program pelatihan, namun kompetensi bahasa Inggris tetap menjadi kendala yang signifikan.
Awal pekan ini, Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pelatihan F-16 untuk pilot Ukraina akan dimulai bulan ini.
Pada KTT Vilnius NATO pada bulan Juli, Menteri Pertahanan Oleksii Reznikov menandatangani sebuah memorandum dengan 11 negara yang menguraikan persyaratan pelatihan F-16 untuk pilot Ukraina.
Pengumuman Zelensky sesuai dengan informasi yang disampaikan para pejabat kepada Reuters selama KTT.
Mereka mengatakan bahwa program tersebut akan dimulai di Denmark pada bulan Agustus dan pusat pelatihan akan didirikan di Rumania.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Ini Hasilnya
- Bau Menyengat di Muja Muju, Bongkar Temuan Lansia Meninggal di Rumah
- Dana Nasabah Mulai Kembali, Kasus BNI Aek Nabara Dikebut
- Dari Desa ke Dunia, Pemuda Kulonprogo Diajak Bikin Wisata Viral
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini 19 April 2026, Berangkat Sejak Subuh
- Internet Tak Sekadar Hadir, Harus Dipakai di Sekolah dan Puskesmas
- OTT Kepala Daerah Terus Bertambah, Motifnya Tak Melulu Biaya Politik
Advertisement
Advertisement









