Zero ODOL 2027, Pemerintah Perkuat Pengawasan Angkutan Barang
Pemerintah mematangkan penerapan Zero ODOL 2027 melalui ETLE HUB, penguatan regulasi, serta kesiapan sarana dan prasarana.
Partai Amanat Nasional - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan tidak mau kalah kali ketiga dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres). Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyebut partai-nya tidak mau mengalami kekalahan ketiga kalinya dalam kontestasi pemilihan presiden (pilpres).
Viva mengatakan bahwa hal itu merupakan salah satu pertimbangan PAN untuk menentukan kerja sama politik atau koalisi di Pilpres 2024.
"PAN tidak mau mengalami kekalahan ketiga kalinya," kata Viva seturut keterangan tertulis diterima di Jakarta, Kamis (3/8/2023).
Ia menyebut PAN akan mendukung calon presiden (capres) yang diprediksi bisa memenangi pilpres. Dalam menentukan capres yang akan didukung, PAN turut menelaah realitas sosial mengenai preferensi pemilih agar analisisnya lebih akurat.
"Calon yang akan didukung PAN adalah calon yang akan diprediksi dapat memenangi pilpres. Meskipun prediksi dari lembaga survei hasilnya bervariasi, namun PAN juga memotret realitas sosial tentang preferensi pemilih di pilpres," ucapnya.
Selain itu, pertimbangan lainnya bagi partai yang dinakhodai Zulkifli Hasan itu adalah PAN akan berkoalisi dengan partai pemerintah. Dikatakan Viva, pihaknya ingin melanjutkan program pembangunan nasional.
"PAN akan berkoalisi dengan partai pemerintah dalam rangka melanjutkan program pembangunan nasional saat ini," ujar dia.
Lebih lanjut, Viva juga menyinggung soal kedekatan PAN dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Viva mengaku PAN dan Gerindra memiliki hubungan dekat karena pernah berkoalisi di dua pilpres sebelumnya.
"Bagi PAN, Pak Prabowo dan Gerindra dekat dengan PAN. Pernah berkoalisi dua kali di Pilpres 2014 dan 2019. Namun, dua kali tidak berhasil," kata Viva.
Kendati demikian, Viva belum membeberkan nama capres maupun calon wakil presiden (cawapres) yang akan didukung PAN. Ia mengatakan bahwa keputusan itu sepenuhnya dimandatkan kepada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
"Nanti pada waktu yang tepat, Bang Zulkifli Hasan akan mengumumkan secara resmi," katanya.
Ia meminta semua pihak bersabar untuk menunggu pengumuman resmi pasangan calon yang akan didukung PAN. Dia pun memastikan bahwa pengumuman tersebut tidak akan lama lagi. "Jadi, ditunggu, ya, pengumuman resmi dari Bang Zulkifli Hasan dalam beberapa pekan ke depan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mematangkan penerapan Zero ODOL 2027 melalui ETLE HUB, penguatan regulasi, serta kesiapan sarana dan prasarana.
Penyimpanan HP hampir penuh padahal foto sedikit? Cek cache, file unduhan, data aplikasi, Sampah, dan cara mengosongkan storage Android serta iPhone.
Harga e-fuel MotoGP 2027 dalam sebuah penawaran mencapai 86 euro per liter atau sekitar Rp1,7 juta. Simak simulasi biaya bahan bakar pebalap dan tim.
BGN menutup permanen SPPG Patalan 2 di Jetis, Bantul, setelah dua kali kejadian keracunan. Pemkab berkoordinasi untuk mengalihkan layanan MBG empat sekolah.
Toyota memperkirakan kebutuhan 400.000 robot untuk modernisasi pabrik mulai 2028. Perusahaan menegaskan robot dirancang untuk bekerja berdampingan dengan manusi
John Herdman menilai Singapura disiplin secara taktik dan solid dalam bertahan menjelang laga pembuka Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026