Harga Emas Dubai Anjlok Drastis Akibat Konflik Iran dan AS-Israel
Harga emas di Dubai didiskon besar akibat konflik Iran vs AS-Israel. Simak dampak macetnya logistik terhadap pasokan emas global dan pasar India.
Kilang minyak lepas pantai di Skotlandia/Bloomberg-Jason Alden
Harianjogja.com, JAKARTA–Pertemuan Menteri Energi negara-negara G20 yang berakhir Sabtu (22/7/2023). Dalam pertemuan itu, para menteri tidak menghasilkan konsensus mengenai pengurangan penggunaan bahan bakar fosil.
Mengutip Bloomberg, Senin (24/7/2023), sejumlah negara tampak setuju perlunya mengurangi penggunaan minyak dan gas secara bertahap. Hanya saja, beberapa negara lainnya berpendapat bahwa kekhawatiran akan emisi dapat diatasi dengan teknologi penghilangan karbon.
BACA JUGA: Harga Minyak Dunia Kembali Memanas, Dipicu Utang AS yang Belum Selesai
Menteri Energi India Raj Kumar Singh mengatakan beberapa negara dari Timur Tengah merasa bahwa masalah emisi dapat diatasi dengan teknologi seperti carbon capture, utilization, and storage (CCUS) atau teknologi pengurangan lainnya.
"Pada umumnya, semua negara memiliki pandangan yang sama mengenai perlunya mengatasi perubahan iklim," ungkap Singh.
Pertemuan yang digelar di Provinsi Goa tersebut bertujuan untuk menetapkan nada transisi energi menjelang KTT G20 pada bulan September dan forum COP28 di Dubai pada bulan Desember mendatang.
Para menteri bertemu ketika cuaca ekstrem melanda beberapa bagian Eropa, Asia dan Amerika Serikat, termasuk gelombang panas yang telah memecahkan rekor suhu tertinggi dan menyebabkan kematian di India dan negara lain.
Peristiwa ini mendorong tuntutan akan urgensi yang lebih besar dalam aksi iklim, dan agar negara-negara membuat komitmen yang lebih besar untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5°C.
Utusan iklim AS John Kerry mengatakan perundingan yang berlangsung selama seminggu terakhir antara AS dan China yang merupakan dua negara penghasil emisi terbesar di dunia gagal menghasilkan kemajuan yang berarti, meskipun kedua negara tersebut akan mempercepat diskusi dan menemukan beberapa kesepakatan mengenai perlunya mengurangi penggunaan batu bara.
Para pejabat di Goa juga gagal menyepakati bahasa yang sama untuk mengkritik Rusia atas invasinya ke Ukraina pada tahun 2022, yang merusak rantai pasokan global dan memukul pasokan energi ke banyak negara.
Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck menyerang Wakil Menteri Energi Pertama Rusia Pavel Sorokin karena mempromosikan pandangan dunia yang salah penyebab krisis energi dan perang di Ukraina secara umum.
Habeck, yang juga menjabat sebagai menteri untuk aksi iklim, menghadiri pertemuan ini sebagai perhentian terakhir dari perjalanan tiga hari ke India untuk memimpin sebuah delegasi yang terdiri dari para anggota parlemen Jerman dan para pemimpin bisnis.
”Rusia dan Arab Saudi menolak kesepakatan untuk melipatgandakan kapasitas pembangkit energi terbarukan pada tahun 2030, sedangkan China mencegah peningkatan kerja sama dalam hal bahan baku yang sangat penting,” ungkap Habeck.
Di sisi lain, pertemuan ini menyepakati mobilisasi pendanaan berbiaya rendah untuk transisi energi, pengembangan teknologi seperti hidrogen bersih, penyimpanan energi, dan juga menyediakan akses universal ke energi.
Pertemuan ini juga sepakat untuk mempertimbangkan hidrogen biru yang diproduksi dalam proses yang mengeluarkan karbon dioksida yang diserap, setara dengan hidrogen hijau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kulonprogo menyiapkan 20 tangki air bersih dan armada distribusi untuk mengantisipasi kekeringan akibat El Nino selama musim kemarau 2026.
MotoGP resmi bertahan di Sepang hingga 2031. Kontrak baru Malaysia memastikan balapan kelas dunia tetap hadir di Asia Tenggara.
Disdikpora Bantul menegaskan siswa baru boleh memakai seragam bekas kakak. Sekolah juga dilarang menjual atau mewajibkan pembelian seragam.
Kata plenger viral di TikTok dan Instagram. Simak arti sebenarnya, asal-usul, serta alasan istilah gaul ini ramai digunakan warganet.
Belgia menghadapi ujian berat melawan Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel De Bruyne dan Sadio Mane diprediksi jadi sorotan.