Advertisement
Bapak Gendong Balita Meniti Jembatan Tali Viral, Begini Komentar Susi Pudjiastuti
Jembatan tali yang viral di media sosial - twitter
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Baru-baru ini viral sebuah video seorang bapak paruh baya menggendong balita ketika meniti jembatan tali.
Video tersebut diunggah oleh akun @aidagreenbury di akun twitternya yang merepost dari unggahan akun @aceh dengan caption "beutegoh bak titi".
Advertisement
Perhaps @Heraloebss or @Aceh could help? https://t.co/2QLGJ1IfOa
— Aida Greenbury (@AidaGreenbury) July 9, 2023
Diduga, lokasi jembatan tali itu berada di Aceh, namun sampai saat ini belum terkonfirmasi secara detail perihal lokasi tepatnya.
Unggahan itu ikut dikomentari oleh Susi Pudjiastuti yang menuliskan komentar "where is it???? sambil memention akun Presiden Jokowi @jokowi dan Kementerian Pekerjaan Umum @KemenPU.
Baca juga: Antraks Merebak di Gunungkidul, Sleman Perketat Pemeriksaan Lalu Lintas Ternak
Netizen pun ikut mengomentari video tersebut, dan mengaitkannya dengan dana desa yang digelontorkan pemerintah.
Mereka berpendapat seharusnya dana desa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur penting, termasuk jembatan sebagai sarana transportasi bagi masyarakat sekitar.
Berikut beberapa komentar dari warganet
dana desa harusnya dialokasikan utk pembangunan jembatan
uang dana desa nya kemana?
SDA melimpah. Jebatan masih ke' gini.
Berdosa gk sih klw pemerintah abai bgni
Ini tugas daerah atau pusat?
Dikutip dari laman resmi Kemenkeu, penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa.
Pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa berpedoman pada pedoman teknis yang ditetapkan oleh bupati/walikota mengenai kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa.
Pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa diutamakan dilakukan secara swakelola dengan menggunakan sumber daya/bahan baku lokal, dan diupayakan dengan lebih banyak menyerap tenaga kerja dari masyarakat Desa setempat.
Dana Desa dapat digunakan untuk membiayai kegiatan yang tidak termasuk dalam prioritas penggunaan Dana Desa setelah mendapat persetujuan bupati/walikota dengan memastikan pengalokasian Dana Desa untuk kegiatan yang menjadi prioritas telah terpenuhi dan/atau kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat telah terpenuhi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kepuasan Publik ke Trump Turun, Dipicu BBM dan Konflik Iran
- Guru Besar UIN: Kasus Penyiraman Aktivis Harus Dilihat sebagai Oknum
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
Advertisement
Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Satu Napi di Wonosari Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Lebaran
- Debut Pelatih Baru dan Kembalinya Bek di Skuad Garuda Jadi Sorotan
- Krisis Energi, Korsel Ketatkan Pembatasan Kendaraan di Hari Kerja
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Tonga Peringatan Tsunami Dikeluarkan
- Besok Masuk Kerja ASN Bantul Diminta Tancap Gas Meski WFA
- Stok Pangan di Jogja Melimpah Saat Permintaan Lebaran Naik
- Kapal Terombang Ambing di Laut Kepulauan Seribu, Penumpang Dievakuasi
Advertisement
Advertisement







