DJP Catat Piutang Pajak Tak Tertagih Rp47,4 Triliun pada 2025
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani, Selasa (6/6/2023), mempersilakan masyakarat mengartikan sendiri arah dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk calon presiden (capres) Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024./Dok. PDIP
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dijadwalkan bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Hutan Kota Plataran, Senayan, Minggu (18/6/2023). Partai Demokrat menyambut baik pertemuan kedua pemimpin muda ini.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengungkapkan bahwa pertemuan ini merupakan momentum yang penting untuk masa depan bangsa, khususnya demokrasi di Indonesia.
"Niat baik kedua pemimpin muda ini tentu didasarkan pada semangat politik rekonsiliasi, yang akan memulai babak baru bagi hadirnya sinergi, kolaborasi dan gotong royong di antara sesama anak bangsa. Pertemuan ini akan memberikan contoh yang baik bagi generasi muda, sekaligus menjadi angin segar bagi masa depan perpolitikan Indonesia," katanya, dikutip dari bisnis.com-jaringan harianjogja.com, Minggu.
Harsya menuturkan bahwa pertemuan ini didasari etika politik dan sikap saling menghormati posisi politik masing-masing terkait kontestasi Pilpres 2024.
Baca juga: Majelis Guru Besar Prihatin dengan Kondisi Pengamalan Pancasila
Meskipun saat ini Demokrat berada di posisi koalisi yang berbeda, kata dia, namun Demokrat juga menyadari bahwa pertemuan ini bisa menjadi fondasi kuat untuk mencegah perpecahan dan benturan dalam menghadapi Pemilu 2024.
PDIP dan Partai Demokrat, kata Harsya, adalah dua partai besar, partai berdaulat dan independen. Kedua partaisama-sama pernah menjadi partai pemenang Pemilu, berpengalaman dalam mengelola pemerintahan maupun sebagai partai oposisi.
"Karena itu, kami berpandangan bahwa pertemuan ini tidak hanya akan membicarakan agenda politik praktis, tetapi juga akan mendiskusikan isu-isu kebangsaan yang lebih besar. Kemitraan dan kerja sama antara PDIP dan Partai Demokrat ke depan diharapkan lebih luas dan menjangkau agenda kebangsaan yang lebih fundamental."
Sebenarnya, pertemuan Puan dan AHY sudah lama diatur oleh masing-masing elite partai selepas intensitas safari politik antara PDIP dan Partai Demokrat yang makin terang-terangan belakangan ini.
Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyatakan Puan yang akan kunjungi AHY. Sebagai tuan rumah, Partai Demokrat akan menyambut Puan dan rombongan elite PDIP. "Mereka kan mau datang kan? Sebagai tuan rumah yang baik kami sediakanlah karpet biru kepada tamu yang datang. Karpet biru lah ya kan, kami sediakan karpet biru untuk yang merah," ujar Hinca di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/6/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
IHSG diprediksi melanjutkan penguatan Jumat 28 Agustus 2026. DEWA, ENRG, ICBP, dan PTRO masuk radar rekomendasi analis.
BMKG memprakirakan sejumlah kota besar hujan dan berkabut hari ini. Jogja diprediksi cerah dengan suhu mencapai 30°C.
Gunung Semeru mengalami 21 kali gempa letusan dalam enam jam. Status Level III Siaga, warga diminta menjauhi kawasan rawan.
Ajax mengalahkan Sion 5-3 pada leg kedua play-off Liga Conference 2026/27 dan lolos dengan agregat 9-5.
Komisi XI DPR menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI 2026-2031. Ia membawa visi 3I+1S untuk arah kebijakan bank sentral.