Advertisement
Jokowi Panggil Menteri Nasdem Siti Nurbaya, Ini Penjelasan Istana
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Dok. Bisnis Indonesia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dari Partai Nasdem Siti Nurbaya Bakar ke Istana Merdeka, pada siang ini, Jumat (16/6/2023).
Siti Nurbaya hadir di Istana Merdeka menumpang kendaraan dinas berpelat nomor RI 38 pada pukul 14.32 WIB. Tak sampai 1 jam dia tampak meninggalkan lingkungan Istana pada pukul 15.11 WIB.
Advertisement
Saat dikonfirmasi, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengamini bahwa Jokowi memanggil Siti Nurbaya untuk membahas permasalahan polusi udara yang kian parah.
BACA JUGA : PDIP Minta Menteri dari Nasdem Mundur
“Benar Menteri LHK Bu Siti Nurbaya dipanggil Bapak Presiden terkait polusi udara,” ujarnya kepada wartawan melalui pesan teks, Jumat (16/6/2023).
Sebelumnya, saat ditanyakan kepada Jokowi usai peninjauan harga komoditas di Pasar Menteng Pulo, Kamis (15/6/2023) terkait dengan Indeks Kualitas Udara DKI Jakarta yang masuk kategori buruk, Kepala Negara irit bicara dan meminta agar pertanyaan tersebut diajukan kepada Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. “Tanyakan kepada pak Heru,” ujarnya singkat sambil tersenyum.
Sekadar informasi, Indeks kualitas udara di Jakarta pada Jumat (16/6/2023) pagi kembali masuk menjadi yang terburuk nomor 2 di dunia.
Dilansir dari IQAir pada Jumat pagi, indeks kualitas udara Jakarta per pukul 08.00 WIB menjadi yang terburuk nomor 2 dengan level 157 yang masuk kategori tidak sehat.
Indeks kualitas udara di Jakarta hanya terpaut 1 poin jika dibandingkan dengan Kota Riyadh, Arab Saudi yang merupakan kota dengan kualitas udara paling buruk pada pagi ini.
BACA JUGA : Dua Menteri Maju Caleg NasDem, 14 Artis Lewat PDI
Kualitas udara di Jakarta tercatat lebih buruk jika dibandingkan dengan Kota Delhi, India yang ada di bawah 1 peringkat dengan level 152, dan Kota Shanghai China dengan level 151. Situs tersebut mencatat, hanya terdapat 4 kota di dunia pada Jumat pagi yang memiliki indeks kualitas udara tidak sehat.
Adapun, 6 kota lainnya seperti Dubai dengan level 148, Wuhan dengan level 145, Santiago dengan level 125, Hangzhou dengan level 124, dan Dhaka dengan level 122 masuk pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Pameran Teh Nasional Digelar di JEC Bantul, Dorong Nilai Tambah Produk
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Banpol Parpol di Sleman Melonjak 145 Persen, Ini Waktu Cairnya
- Warga Sleman Masih Bisa Urus SIM di Pagi Hari Ini Jadwal Lengkapnya
- Digitalisasi Jadi Strategi Pemkab Kejar Target PAD 2026 Rp753,3 Miliar
- 10 Berita Terpopuler Pagi Ini di Harianjogja.com, Jumat 27 Maret 2026
- Pakai VR, Mahasiswa UNY Temukan Cara Gen Z Bertemu Diri Sendiri
- Arus Balik Masih Bergulir Penumpang KA dari Jogja Tembus 64.567
- Cuaca DIY Jumat 27 Maret Hujan Ringan hingga Petir di Sejumlah Wilayah
Advertisement
Advertisement







