Advertisement
Diduga Mencabuli 12 Siswa MI, Kepala Sekolah dan Guru Diberhentikan Sementara

Advertisement
Harianjogja.com, WONOGIRI—Seorang kepala sekolah dan guru madrasah ibtidaiah (MI) swasta di Wonogiri, Jawa Tengah diduga mencabuli 12 siswa. Keduanya lantas diberhentikan sementara oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wonogiri.
Pemberhentian tersebut untuk memudahkan pemeriksaan terduga pelaku dan memberikan ruang aman kepada korban. Di sisi lain, Kemenag Wonogiri juga membentuk tim khusus untuk menangani kasus tersebut.
Advertisement
Kepala Kantor Kemenag Wonogiri, Anif Solikhin, mengatakan sudah memberhentikan sementara kepala sekolah dan guru terduga pelaku pencabulan per Senin (29/5/2023). Pemberhentian itu berlaku sampai waktu yang belum ditentukan.
Kepala sekolah atau madrasah berinisial M, 47, merupakan tenaga pendidik yayasan. Sementara satu guru yang juga menjadi terduga pelaku pencabulan 12 murid MI di Wonogiri berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di bawah naungan Kemenag.
BACA JUGA: Mengaku Korban Klitih Lalu Bikin Laporan Palsu, Pelaku Terancam 10 Tahun Penjara
Ia mengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di madrasah tersebut. “Kami putuskan mereka diberhentikan karena untuk keperluan pemeriksaan dan situasi di sana sudah tidak kondusif. Apalagi saat ini para murid sedang melaksanakan testing [ujian] semester,” kata Anif, Senin (29/5/2023).
Dia melanjutkan Kantor Kemenag Wonogiri juga telah membentuk tim independen bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPKB P3A) Wonogiri untuk mendalami kasus pencabulan tersebut.
Mereka bertugas untuk mengumpulkan informasi dan fakta dalam kasus itu. Tim itu dibentuk begitu Kantor Kemenag Wonogiri mengetahui kabar kasus itu pada Jumat (26/5/2023).
Hak Korban Terpenuhi
Anif menyebut tim yang terdiri atas tiga pegawai Kantor Kemenag Wonogiri dan sejumlah pegawai Dinas PPKB P3A Wonogiri juga bertugas memastikan hak-hak korban terpenuhi, salah satunya tetap mendapatkan pendidikan di sekolah.
“Saya sangat terkejut, kaget begitu mendengar kasus ini. Apalagi ini di institusi pendidikan, sekaligus berbasis agama yang seharusnya menjadi pertahanan moral,” ujar dia.
Kepala Dinas PPKB P3A Wonogiri, Mubarok, menyampaikan kasus pencabulan murid MI tersebut terendus setelah korban melaporkan perlakuan kepala sekolah dan guru mereka kepada orang tuanya. Kemudian orang tua korban menceritakan hal tersebut kepada orang tua murid lain.
Ternyata, sejumlah murid juga mengalami hal yang sama. Para orang tua semula takut untuk menanyakan hal tersebut kepada sekolah.
Oleh karena itu, para orang tua korban melaporkan kepada kepala desa dan camat setempat, kemudian diteruskan kepada dinas. Dinas PPKB P3A mendapatkan laporan kasus itu pada Jumat (26/5/2023). Kemudian mengadukan kasus itu kepada Polres Wonogiri pada Sabtu (27/5/2023).
“Tahap awal tentu kami upayakan untuk pemulihan psikis korban. Kepala sekolah dan guru PAI itu tidak boleh masuk dulu biar korban tidak merasa terganggu,” ujar dia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Dinas PPKB P3A Wonogiri, perbuatan asusila guru terhadap murid itu dilakukan hampir setiap hari di lingkungan sekolah, bahkan di dalam kelas. Namun, Mubarok belum mendapatkan informasi pasti sejak kapan hal itu dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Balon Udara Liar di Wonosobo Meresahkan, Polisi Temukan Tanpa Pengikat di Tiga Lokasi
- Sejumlah Kepala Negara Ucapkan Selamat Idulfitri kepada Presiden Prabowo
- Tanah Longsor di Jalan Raya Jalur Cangar-Pacet Mojokerto Menimpa Kendaraan, 10 Orang Meninggal Dunia
- Mgr. Petrus Turang, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Wafat, Presiden Melayat ke Katedral Jakarta
- Arus Balik, 16.700 Orang Telah Tiba di Stasiun Gambir
Advertisement

Jadwal KRL Solo Jogja Terbaru Hari Ini, Sabtu 5 April 2025, Berangkat dari Stasiun Palur hingga Tugu Jogja
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Aktivitas Kegempaan Gunung Gede Meningkat, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang
- Donald Trump Kenakan Tarif Tambahan 32 Persen, Jadi Ancaman Serius Sektor Perdagangan Indonesia
- Indonesia Terkena Tarif 32 Persen Donald Trump, Bapans Dorong Peningkatan Produksi Pangan Dalam Negeri
- Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
- Bansos PKH Tahap Kedua dan BNPT April Kapan Cair? Simak Status dan Cara Mencairkannya
- Jembatan Penghubung Antarkampung di Klaten Ambrol
- Tenda Kamping di Tawangmangu Karanganyar Tertimpa Pohon, 1 Orang Meninggal Dunia
Advertisement
Advertisement