Advertisement

Mau Tinggalkan Jogja? Ini Rekomendasi Oleh-Oleh Bakpia Premium

Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Minggu, 23 April 2023 - 22:07 WIB
Galih Eko Kurniawan
Mau Tinggalkan Jogja? Ini Rekomendasi Oleh-Oleh Bakpia Premium Salah satu varian bakpia yang dijual di gerai Bakpiaku Gajah Mada, Yogyakarta - Bisnis/Arief Hermawan P

Advertisement

Hariajogja.com,JHogja—Mampir ke Jogja tidak lengkap rasanya apabila tidak membeli oleh-oleh khasnya, bakpia. Makanan ini merupakan pastri asal China dengan gulungan tepung panggang yang memiliki banyak varian rasa.

Bakpia khas Yogyakarta yang belakangan populer adalah Bakpiaku. Berbeda dengan yang lain, Bakpiaku disebut sebagai bakpia premium yang menggunakan bahan pilihan.

Advertisement

“Ini tuh merek bakpia, salah satu makanan ikon di Jogja. Jadi kami ada di brand sebagai bakpia premium dengan bahan baku pilihan,” kata Wening Estiningjati, Marketing Bakpiaku Cabang Gajah Mada Jogja, Minggu (23/4/2023).

Menurut Wening pembeli dapat merasakan bahan baku yang berkualitas di setiap gigitan bakpia, terutama varian keju. Selain itu, Bakpiaku memiliki kulit yang tipis dibandingkan dengan bakpia panggang lainnya.

Harga Bakpiaku memang sedikit mahal dibandingkan merek bakpia lainnya di Yogyakarta. Bakpiaku dibanderol mulai dari Rp20.000 dengan isian 5, Rp38.000 isian 10, dan Rp72.000 isian 20. Bakpiaku memiliki banyak varian rasa di antaranya kacang hijau, cokelat, kumbu hitam, keju, durian, cappucino, susu, dan green tea.

Selain bakpia, outlet Bakpiaku juga menjual beberapa pilihan oleh-oleh lainnya yang dapat dibeli. Beberapa di antaranya lanting, grubi kuning, brem solo, belut kapten, dan kerupuk rambak.

Bakpiaku berdiri pada 2010 dan sudah memiliki 11 cabang di Jogja. Cabang utamanya yakni di Jalan Gajah Mada Nomor 60 Purwokinanti, Pakualaman, Yogyakarta yang Tim Jelajah Mudik 2023 kunjungi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Advertisement

alt

Sejarah Lampu Petromak, Penerang di Masa Kegelapan yang Kini Hilang

Jogja
| Rabu, 24 Juli 2024, 09:07 WIB

Advertisement

alt

Ini Dia Surganya Solo Traveler di Asia Tenggara

Wisata
| Kamis, 18 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement