Daftar Harga BBM 6 September 2026 di Pertamina, BP, Vivo, Shell
Harga BBM 6 September 2026 di Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell. Sejumlah BBM nonsubsidi naik, sementara Pertalite tetap Rp10.000.
Gerhana matahari./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Masyarakat Indonesia akan melihat fenomena astronomi berupa Gerhana Matahari Hibrida pada 20 April 2023 mendatang, tepatnya di malam Lebaran.
Melansir dari BRIN, Gerhana Matahari Hibrida terjadi ketika dalam satu waktu fenomena gerhana. Ada daerah yang mengalami Gerhana Matahari Total dan ada pula yang mengalami Gerhana Matahari Cincin.
Adapun daftar lokasi melintasnya Gerhana Matahari Hibrida, melansir dari laman resmi BMKG, berikut adalah daftar lokasi dan jadwal Gerhana Matahari Hibrida:
BACA JUGA: Dua Hari Sebelum Lebaran Akan Ada Gerhana Matahari Hibrida
Gerhana Matahari Hibrida di Aceh akan dimulai pada pukul 10.07 WIB, puncak gerhana terjadi pada pukul 10.43 WIB. dan gerhana akan berakhir pada pukul 11.28 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Sumatera Utara akan dimulai pada pukul 09.50 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.24 WIB dan akan berakhir pada pukul 11.30 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Sumatera Barat akan dimulai pada pukul 09.44 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 11.40 WIB dan akan berakhir pada pukul 11.48 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Riau akan dimulai pada pukul 09.49 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.47 WIB dan akan berakhir pada pukul 11.55 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Bengkulu akan dimulai pada pukul 09.33 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.41 WIB dan akan berakhir pada pukul 11.54 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Jambi akan dimulai pada pukul 09.41 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.43 WIB dan akan berakhir pada pukul 11.58 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Kepulauan Riau akan dimulai pada pukul 09.48 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.53 WIB dan akan berakhir pada pukul 12.18 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Sumatera Selatan akan dimulai pada pukul 09.34 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.42 WIB dan akan berakhir pada pukul 12.01 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Lampung akan dimulai pada pukul 09.30 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.41 WIB dan akan berakhir pada pukul 12.03 WIB
Gerhana Matahari Hibrida di Bangka Belitung akan dimulai pada pukul 09.38 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.50 WIB dan akan berakhir pada pukul 12.14 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Banten akan dimulai pada pukul 09.28 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.43 WIB dan akan berakhir pada pukul 12.05 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di DKI Jakarta akan dimulai pada pukul 09.29 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.45 WIB dan akan berakhir pada pukul 12.06 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Jawa Barat akan dimulai pada pukul 09.25 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.43 WIB dan akan berakhir pada pukul 12.11 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Jawa Tengah akan dimulai pada pukul 09.26 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.46 WIB dan akan berakhir pada pukul 12.19 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di DIY akan dimulai pada pukul 09.26 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.48 WIB dan akan berakhir pada pukul 12.16 WIB.
Gerhana Matahari Hibrida di Jawa Timur akan dimulai pada pukul 09.26 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.49 WIB dan akan berakhir pada pukul 12.27 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga BBM 6 September 2026 di Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell. Sejumlah BBM nonsubsidi naik, sementara Pertalite tetap Rp10.000.
Kejati DIY menetapkan ABW sebagai tersangka dugaan korupsi kelonggaran tarik pinjaman senilai sekitar Rp1,66 miliar di Wonosari.
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Minyak jelantah dari MBG, KDMP, rumah tangga hingga restoran dijajaki Pertamina sebagai bahan baku bahan bakar pesawat ramah lingkungan.
Selama 56 tahun, SHARP telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, mengikuti perubahan kebutuhan rumah tangga, perkembangan teknologi.
Menteri LH Jumhur Hidayat menegaskan pasar karbon Indonesia harus berbasis aksi iklim nyata, bukti kredibel, dan tata kelola berintegritas.