OPINI: Pancasila, Daulat Pangan, dan Jalan Damai di Tanah Papua
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
ALOKASI ANGGARAN PERLINSOS UNTUK RAKYAT MISKIN. Dua orang anak manusia silver menyantap makanan di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (23/8/2022). JIBI/Bisnis/Arief Hermawan P.
Harianjogja.com, SOLO— Manusia Silver yang biasa ditemui di lampu merah kian menjamur di beberapa lokasi di Solo.
Dari penelusuran Solopos-jaringan Harianjogja.com, pendapatan manusia silver di Solo ini ternyata mencapai jutaan di satu harinya.
Pendapatan tinggi ini pun menjadi hal yang menggiurkan bagi sebagain orang, yang akhirnya membuat mereka bekerja sebagai manusia silver.
Kabid Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar Sulistyowati mengatakan pihaknya melakukan razia menusia silver pada Sabtu (25/2/2023).
Dari penangkapan dan pembinaan tersebut, pendapatan manusia silver khususnya di Kabupaten Karanganyar per sekali mangkal bisa mencapai Rp1 juta.
Sulistyowati mengungkapkannya jika manusia silver ini bisa mendapatkan uang hasil mangkal di jalanan Rp200.000 per jamnya. Padahal mereka setiap mangkal bisa lima jam.
Lantaran pendapatan yang menggiurkan ini, mereka nekat tetap menjadi manusia silver yang mangkal di jalanan. Berbagai upaya telah dilakukan Dinsos agar mereka tak kembali ke jalanan.
Setelah menjalani pembinaan, mereka pun diarahkan untuk bekerja di pabrik atau bengkel dan lainnya.
Dinsos bahkan memfasilitasi berupa pelatihan perbengkelan dan sebagainya.
Apalagi melihat usia para manusia silver yang terjaring itu masih kategori usia produktif, yakni berkisar 30 tahunan. Namun mereka enggan berhenti menjadi manusia silver dan berulang lagi terjaring razia.
BACA JUGA: Buntut Mario Dandy Bawa Rubicon ke Sabana Bromo, Pengelola Bakal Lakukan Penyelidikan
“Anggapan mereka jadi manusia silver paling capek empat jam, kepanasan bentar sudah dapat uang banyak. Badan tinggal disabuni sudah bersih. Kalau kerja dipabrik seharian pendapatannya kecil,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Bocah 11 tahun di Sragen ditemukan tewas dengan luka parang. Polisi selidiki dugaan pembunuhan di Jenar.
Media Korea menyebut Shin Tae-yong berpeluang melatih Persija. Negosiasi disebut sudah berjalan sejak April 2026.
Timnas Indonesia kalahkan Oman 3-0 di GBK, akhiri puasa kemenangan 38 tahun. Hubner, Romeny, dan Oratmangoen jadi pahlawan.
Industri minuman kemasan tetap tumbuh di tengah pelemahan rupiah dan tekanan ekonomi global. Pelaku usaha minta regulasi adaptif dan investasi dijaga.
Presiden Prabowo disebut memantau kasus korupsi Imigrasi. KPK ungkap dugaan pemerasan hingga Rp145,5 miliar. Selain Imigrasi, kasus BGN juga disorot Prabowo.