Laba Bersih BEI Tembus Rp1,07 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Laba bersih BEI mencapai Rp1,07 triliun pada 2025, naik 59,4% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia.
Polisi Karanganyar melakukan penyelidikan di lokasi penemuan potongan kaki di Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganayr, Kamis (23/2/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, SOLO—Pengunjung objek wisata air terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar, mendadak gempar, Kamis (23/2/2023). Hal itu menyusul ditemukannya sebuah potongan kaki manusia di dekat pintu II objek wisata tersebut.
Camat Tawangmangu, Eko Joko Widodo mengungkapkan penemuan potongan kaki bagian kanan manusia mulai dari pangkal paha sampai ujung jari kaki itu dengan kondisi lengkap. “Kondisinya utuh. Kalau saya lihat bukan karena korban binatang buas karena potongannya rapi,” kata Eko, Jumat (24/2/2023) pagi.
Meski demikian belum dipastikan apakah potongan kaki manusia ini korban mutilasi atau tidak. Sejak ditemukan potongan kaki manusia di area Grojogan Sewu, telah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi.
Penyisiran dilakukan oleh aparat kepolisian dibantu tim sukarelawan. Namun, sejak Kamis, belum ditemukan potongan tubuh lainnya. Rencananya penyisiran kembali akan dilanjutkan pada hari ini. “Kemarin [Kamis] sudah disisir di sekitar sana. Belum ada hasil apa-apa. Nanti akan dilanjutkan lagi,” kata dia.
Eko juga menepis ramainya kabar penemuan potongan kaki manusia tersebut milik warga Blumbang, Tawangmangu atas nama Satiyem, 81 yang dilaporkan hilang sejak sepekan lalu.
Pasalnya, potongan kaki manusia yang ditemukan diduga masih berusia muda. Sementara warga yang dilaporkan hilang sudah lanjut usia. “Kondisi potongan kaki yang ditemukan itu milik orang dengan usia muda. Kulitnya juga putih, jadi sudah pasti bukan warga Blumbang yang dilaporkan hilang,” tuturnya.
BACA JUGA: Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Perempuan Bekasi Dijerat Pasal Berlapis
Sebelumnya, Ps. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Karanganyar, Bripka Sakti mengatakan potongan kaki manusia ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Potongan kaki tersebut ditemukan tak jauh dari area air terjun Grojogan Sewu tepatnya di pintu dua objek wisata tersebut.
“Potongan kaki ditemukan pertama oleh pengunjung Grojogan Sewu. Saat itu pengunjung hendak berswafoto,” kata dia, Kamis petang.
Pengunjung tersebut melihat ada potongan kaki manusia. Sontak pengunjung kaget dan melaporkan temuan ke petugas jaga loket pos II Grojogan Sewu.
Setelah dicek, potongan tersebut benar kaki manusia yang terletak di atas bebatuan aliran sungai Grojogan Sewu. Atas temuan ini petugas melaporkan ke Polsek Tawangmangu.
Mendapatkan laporan tersebut, Polsek Tawangmangu langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Polsek bersama Inafis Polres Karanganyar langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi potongan kaki tersebut ke RSUD Dr Moewardi Solo.
“Potongan kaki yang ditemukan merupakan kaki kanan manusia, dari pangkal paha sampai dengan ujung jari kaki dengan kondisi lengkap. Untuk warna kulit putih bersih, saat ini langsung dibawa ke RS Moewardi,” tambahnya.
Aparat kepolisian hingga kini masih menyelidiki temuan potongan kaki manusia tersebut. Polisi memohon doa agar petugas dengan cepat dapat mengungkap pemilik kaki tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Laba bersih BEI mencapai Rp1,07 triliun pada 2025, naik 59,4% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia.
Cek jadwal lengkap KRL Jogja–Solo Senin 6 Juli 2026. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan fleksibel dari Jogja ke Solo.
Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026. Oyarzabal percaya diri, cek prediksi skor dan susunan pemain.
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bertemu di Leaders’ Retreat 2026 Jakarta, bahas kerja sama strategis dan proyek bilateral.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.