Luhut Sebut 50 Juta Warga Desil 1 hingga Desil 5 Bakal Terima Bansos Digital
Luhut menyebut 50 juta masyarakat miskin desil 1–5 akan menerima bansos digital. Penyaluran ditargetkan mulai 2027 secara cashless.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Bangalore, India, Kamis (23/2/2023) - @smindrawati
Harianjogja.com, JAKARTA– Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan ekonomi Indonesia pada 2023 dan 2024 akan tetap terjaga, terlebih adanya masa pemilihan umum atau Pemilu.
Sri Mulyani menyampaikan tingkat konsumsi masyarakat dapat dipastikan meningkat menjelang Pemilu 2024 yang artinya berdampak baik bagi perekonomian Indonesia.
“Dari tiap-tiap pemilu tingkat konsumsi masyarakat tercatat meningkat cukup drastis. Ini merupakan hal yang baik bagi perekonomian,” ungkapnya dalam unggahan @smindrawati, Kamis (23/2/2023).
Sebelumnya pada 2022, di saat mulai pulih dari pandemi Covid-19, Indonesia diuntungkan dengan windfall komoditas. Memasuki 2023, tren perekonomian global melemah. Sehingga, pemerintah harus sangat berhati-hati dalam mengelola sumber pertumbuhan yang datang dari sisi domestik utamanya konsumsi dan investasi.
Terjaganya ekonomi nasional juga tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 di level 5,3 persen, termasuk tertinggi di antara negara-negara G20 dan Asean.
Dalam unggahan yang memperlihatkan Bendahara Negara tersebut tengah berada di Bangalore, India, untuk rangkaian G20 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral, dirinya berharap ekonomi Indonesia dapat cerah meski di bawah tekanan global.
BACA JUGA: Klitih Muncul di Klaten! 2 Mobil Dilempari Batu, 1 Orang Terluka
“Langit Bangalore terlihat sangat terang cerah, bukan? Semoga begitu halnya dengan ekonomi Indonesia di 2023,” tutupnya.
Adapun, dalam APBN 2023 terdapat anggaran untuk keperluan Pemilu 2024 sebesar Rp21,86 triliun.
Belanja pemilu yang termasuk belanja penting tersebut diharapkan dapat menjaga ekonomi Indonesia dari kondisi global baik karena kenaikan harga inflasi maupun pelemahan ekonomi dari negara-negara lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Luhut menyebut 50 juta masyarakat miskin desil 1–5 akan menerima bansos digital. Penyaluran ditargetkan mulai 2027 secara cashless.
SDN Purwosari memanfaatkan sekitar 600 galon bekas untuk kebun sekolah. Siswa belajar bertani, mengolah limbah, dan mengenal ketahanan pangan.
Sahran Hadziq meraih gelar doktor hukum di FH UII lewat disertasi tentang sistem pemidanaan nasional berbasis kearifan lokal masyarakat adat Bali.
Perpres Ojol Nomor 27 Tahun 2026 mengatur komisi pengemudi, perlindungan sosial, transparansi biaya, dan layanan pengaduan konsumen.
Hasto Wardoyo meminta seluruh kemantren di Jogja meniru program Bapak Asuh Trotoar untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan trotoar
Amnesty International mendesak negara-negara menentang sanksi AS terhadap ICC demi menjaga akuntabilitas dan keadilan internasional.