Prabowo Percepat Revitalisasi 200 Museum dan Situs Budaya
Prabowo membahas percepatan revitalisasi lebih dari 200 museum dan situs budaya pada 2026, termasuk pembaruan narasi sejarah dan teknologi digital.
Jokowi Sebut Frekuensi Bencana Dunia Naik 5 Kali Lipat, Basarnas Harus Bersiap. Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan frekuensi bencana di dunia cenderung terus meningkat hingga mencapai 5 kali lipat selama 50 tahun terakhir.
Hal ini dia sampaikan saat memberikan pidato untuk membuka rapat kerja Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan (Basarnas) Tahun 2023 di Kantor Pusat Badan SAR Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2023).
“Naik 5 kali lipat. Hati-hati, frekuensi bencana di Indonesia juga mengalami peningkatan yang drastis yaitu naik 81 persen dari yang sebelumnya 2010 sebanyak 1945 [kasus], kemudian 2022 kemarin 3.542 kasus. Kenaikannya sekali lagi dalam 12 tahun ini 81 persen,” tuturnya, di Kantor Pusat Badan SAR Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2023).
BACA JUGA : Basarnas Jogja Gelar Latihan SAR Gempa Bumi untuk Personil
Lebih lanjut, Presiden mengaku bahwa setiap pihak tentunya berharap tidak ada bencana dan tidak ada kecelakaan besar, tetapi bersiap adalah upaya yang perlu dilakukan. Mengingat bencana dan kecelakaan besar tidak dapat diprediksi oleh siapa pun.
Dia pun menjabarkan beberapa peran Basarnas dalam melakukan pencarian dan pertolongan kepada korban mulai dari kasus Asia pada 2014 yang jatuh di perairan Belitung, kemudian Sri Wijaya SJ 182 di Kepulauan Seribu, Lion Air JT 610 di perairan Karawang pada 2018, dan Kapal Motor Sinar Bangun di Toba pada 2018.
“Semuanya saya mengikuti dan beberapa saya melihat langsung di lapangan, kecepatan respons dari Basarnas saya harus menyampaikan apa adanya, sangat cepat,” katanya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Indonesia itu mengatakan bahwa ke depan juga sangat penting agar mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses pertolongan dan pencarian.
BACA JUGA : Tim Gabungan Sukarelawan Dikerahkan untuk Cari Korban
Oleh sebab itu, dia meminta setiap pihak terkait dapat melakukan edukasi kepada masyarakat di tempat-tempat yang sering mengalami kejadian baik banjir, gempa bumi, atau tempat-tempat yang rawan bencana lainnya.
"Ini penting sekali lagi mengedukasi masyarakat jadi hal yang sangat penting agar masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk pertolongan awal. Penting sekali. Bisa mulai dilakukan dengan mengintervensi dan mengedukasi masyarakat agar mengerti apa yang harus dilakukan pada saat kejadian awal," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Prabowo membahas percepatan revitalisasi lebih dari 200 museum dan situs budaya pada 2026, termasuk pembaruan narasi sejarah dan teknologi digital.
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Kemnaker membuka pendaftaran mitra MagangHub Batch 3 hingga 29 Oktober 2026. Simak persyaratan dan tahapan pendaftarannya.
SMK Dirgantara Putra Bangsa melantik Ante Wahyu Alfianingrum sebagai Plt. kepala sekolah dan menyiapkan tiga program penguatan pendidikan aviasi.
Harga emas Pegadaian Selasa 27 Oktober 2026 mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24. Simak daftar harga jual serta buyback berbagai ukuran.
Akademisi menyoroti komunikasi publik pemerintah pada dua tahun Prabowo-Gibran. Pemuda Jogja juga mendeklarasikan komitmen melawan hoaks dan provokasi.