Advertisement
Transaksi Tol Tanpa Sentuh Mulai Diujicobakan
Ilustrasi Jalan Tol / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Uji coba transaksi jalan tol nontunai tanpa sentuh (nirsentuh), atau multi lane free flow (MLFF) akan dilakukan di Bali untuk pertama kali. Perangkat untuk uji coba sistem transaksi itu sudah dipersiapkan oleh badan usaha jalan tol di sejumlah ruas di wilayah Jabodetabek.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), salah satunya, yang telah memasang perangkat tersebut di Jalan Tol Jagorawi pada tahun lalu. Tiang sensor tersebut dipasang di KM 18+370 arah Ciawi Ruas Tol Jagorawi. Perangkat tersebut memiliki berat sekitar 4,5 ton dan panjang bentang 24 meter.
Advertisement
BACA JUGA : Dipatok untuk Tol Jogja Solo, Tanah Desa di Purwomartani
Sementara itu, PT Hutama Karya (Persero) juga telah memasang gantry sistem pembayaran MLFF di Jalan tol JORR S. Gantry tersebut di pasang di Jalan Tol JORR S KM33+635.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Hedy Rahadian mengatakan uji coba MLFF akan dilakukan di Jalan Tol Bali Mandara.
Menurutnya, Bali dipilih untuk uji coba tersebut karena jarak jalan tolnya yang relatif pendek dan tidak luas, sehingga akan lebih mudah untuk dikendalikan.
Hedy menuturkan nantinya penerapan uji coba di Bali akan menjadi bahan evaluasi untuk memperluas penerapan MLFF di daerah lain. "Maret sudah fix," katanya.
BACA JUGA : Protes! Dua Tahun Nasib Ganti Rugi Tol Tak Jelas
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, uji coba dilakukan secara bertahap. Selama masa transisi, pengguna bisa langsung bertransaksi dengan sistem MLFF menggunakan aplikasi tanpa melewati palang tol. Namun, gerbang untuk transaksi nontunai konvensional akan tetap ada.
"Kami mulai dengan hilangkan satu gerbang dulu di satu ruas tol untuk MLFF, sementara gerbang yang lain tetap bisa digunakan untuk transaksi nontunai dengan kartu elektronik," kata Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
Advertisement
Progres 80 Persen, 10 Gerai KDMP Gunungkidul Rampung Akhir Maret
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- OTT KPK di Rejang Lebong Wakil Bupati Hendri Ikut Ditangkap
- Libur Lebaran Dispar Bantul Tak Tetapkan Target Wisatawan
- Harga Cabai Gunungkidul Turun Saat Puasa, Ayam Masih Rp40.000 per Kg
- Djokovic Tembus Babak Keempat Indian Wells Setelah 9 Tahun
- Pembatasan Medsos Anak Didukung DPR, Aturan Berlaku 2026
- Cahya Supriadi PSIM Masuk Daftar 41 Pemain Timnas Indonesia
- Buruh PT Taru Martani Sleman Mogok Kerja 3 Hari, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement






