Industri Dorong Transisi 2G ke 4G Usai Lelang Frekuensi 700 MHz
Penghentian jaringan 2G dinilai berpotensi dipercepat usai lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, namun migrasi jutaan pengguna masih jadi tantangan.
Ilustrasi seorang pria sedang mengetik kode siber. /Reuters-Kacper Pempe
Harianjogja.com, JAKARTA— Warganet belum lama ini dihebohkan dengan modus pembobolan rekening baru berkedok undangan pernikahan. Adapun pelaku mengirimkan fail .apk (android package kit) yang direkayasa seperti undangan.
Aplikasi tersebut dapat memata-matai ponsel korban bahkan membobol rekening. Tidak hanya undangan pernikahan, kini oknum penipu juga mengirimkan pesan sejenis dengan modus meminta tagihan tunggakan iuran BPJS. Temuan terbaru Bisnis, diduga penipu mengirimkan tagihan iuran BPJS Kesehatan yang harus dibayarkan.
BACA JUGA : Jangan Asal Klik! Bisa Saja Uang di Rekening Anda Dibobol
“Kami mengonfirmasikan tagihan Anda sebesar Rp2.020.000. Mohon segera lakukan pembayaran di Bank/Channel terdekat terimakaih,” tulis pesan tersebut.
Mereka kemudian mengirimkan fail .apk berjudul “Lembar tagihan instal.apk.” Dihubungi terpisah pihak BPJS Kesehatan pun menepis pihaknya tidak pernah mengirimkan pesan tagihan semacam itu.
“Enggak ada tagihan seperti itu,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Iqbal Anas Ma'ruf saat dihubungi Bisnis, Minggu (29/1/2022).
YouTuber dan Tech Enthusiast Mr Bert sebelumnya membahas terkait penipuan berkedok undangan pernikahan. Dia menjelaskan apabila korban terpancing dan membuka undangan, pelaku dapat mengambil alih ponsel korban dengan bermodal program remote access trojan (RAT) yang telah ditanamkan di dalam apikasi undangan tersebut.
Mr Bert pun mengimbau untuk tidak membuka fail apapun yang dikirim oleh orang tidak dikenal. Saat ini bila korban teliti, aplikasi yang dikirim akan terlihat format .apk pada akhir nama fail. Akan tetapi saat ini telah tersedia pula link
Mr Bert mengatakan apabila korban terlanjur klik RAT dalam bentuk undangan atau apapun tampilannya, maka langkah pertama adalah memutus koneksi internet di ponsel.
Perlu diingat langkah ini harus dilakukan dalam kurun waktu tiga menit setelah klik.
Selanjutnya, hapus atau uninstall semua aplikasi mobile banking. Kemudian lakukan factory reset atau format ponsel menjadi setelan pabrik. Terakhir, lakukan penggantian password mobile banking, pin, hingga kartu ATM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Penghentian jaringan 2G dinilai berpotensi dipercepat usai lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, namun migrasi jutaan pengguna masih jadi tantangan.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.
Guru PPPK mendapat kesempatan ikut seleksi CPNS 2027. Pemerintah menegaskan prosesnya melalui seleksi, bukan pengangkatan otomatis.