Advertisement
Setelah Maaf-maafan ke PDIP, PSI Tegaskan Tetap Usung Ganjar Capres 2024
Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha (tengah), bersama Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie (kanan) dan Sekretaris Jenderal DPP PSI Dea Tunggaesti (kiri) menunjukkan berkas pencalonan bacaleg untuk pemilu 2024 saat pembukaan pendaftaran bacaleg di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (6/6/2022). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan masih akan mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024.
Juru Bicara PSI Dedek Prayudi alias Uki mengungkapkan berdasarkan hasil rembuk rakyat atau jajak pendapat yang dilakukan di situs PSI selama Februari hingga September 2022, Ganjar terpilih menjadi capres favorit.
Advertisement
"Memang Pak Ganjar yang diinginkan oleh akar rumput terutama oleh pemilih PSI, nah itu fakta yang tidak bisa kita tutupi," ujar Uki saat ditemui di Studio Cikajang, Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2023).
Dia mengklaim, PSI ingin mendobrak gaya lama partai politik yang memilih capres secara diam-diam. Oleh sebab itu, mereka memilih capres yang sesuai hasil jajak pendapat.
"Karena memang cara berpolitik kami sukanya buka-bukaan," ungkapnya.
PSI, lanjutnya, meski merasa tersindir karena pidato Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, akan tetap mengikuti hasil rembuk rakyat yang mereka lakukan.
"Kami tidak akan mundur soal dukungan kami terhadap Pak Ganjar 2024," jelas Uki.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menyatakan permintaan maaf secara terbuka kepada Megawati soal pancapresan Ganjar. Grace merasa pidato Mega menyindir PSI.
Sebagai informasi, Megawati saat memberikan pidato dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-50 memang sempat menyatakan kebingungannya karena ada parpol yang mengusung capres yang bukan kadernya sendiri.
“Kami paham bahwa apa yang disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dalam pidato di acara HUT ke-50 PDIP ditujukan ke PSI,” ujar Grace dalam keterangannya via video, Rabu (11/1/2023).
Dia mengatakan, sebagai partai politik baru, maka PSI belum bisa melahirkan capres yang berasal dari internal partai. Oleh sebab itu, dia meminta maaf.
“Dalam kesempatan ini, dengan segala kerendahan hati, PSI meminta maaf kepada Ibu Mega,” ungkap Grace.
Menanggapi itu, Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan pihaknya menerima permintaan maaf Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
“Sudah pasti menerima, karena kita sebagai sesama anak bangsa tentu latihan pertama berterima kasih, kedua meminta maaf. Kalau itu dilaksanakan ya pasti oke. Kecuali syarat-syaratnya tidak dipenuhi, kan kita kalau salah minta maaf, nama juga kekhilafan masa tidak di oke kan,” ujar Pacul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Rabu (11/1/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Lurah Sukoreno Kulonprogo Jadi Juru Damai Resmi Lewat Program NLP
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Perda Kebencanaan Masuk Agenda 13 Propemperda Sleman 2026
- BMKG Tetapkan Zona Merah Selatan NTB, Gelombang 6 Meter Mengancam
- Pos Bantuan Hukum Dinilai Redam Sengketa Warga Sleman
- Tragedi Kereta Api Spanyol, Korban Tewas di Andalusia Capai 42 Orang
- Barcelona Resmi Pinjamkan Ter Stegen ke Girona hingga Juni 2026
- DVI Identifikasi Pramugari Korban ATR 42-500, Florencia Lolita
- Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang, Polres Karanganyar Turunkan Unit K9
Advertisement
Advertisement



