Advertisement
Seorang Pria Hidup dengan Patung Silikon Mirip Mendiang Istrinya
Advertisement
Harianjogja.com, KOLKATA—Seorang pria India menjadi berita utama beberapa waktu terakhir karena membangun patung seukuran mendiang istrinya sebagai penghormatan agar mereka tetap bisa bersama.
Melansir Oddity Central, orang India memang beberapa kali membuat penghargaan untuk pasangan maupun orang yang dicintainya. Mulai dari membangun patung hingga bangunan tertentu.
Advertisement
Kali ini, seorang pensiunan pegawai pemerintah dari Benggala Barat, India memutuskan membangun patung silikon seberat 30 kilogram untuk mengenang mendiang istrinya. Pria bernama Tapas Sandilya itu kehilangan istrinya selama 39 tahun pada 2021 lalu saat pandemi Covid-19 melanda.
Sang istri, Indrani, sempat dibawa ke rumah sakit dan diisolasi, sehingga Tapas tak bisa berada di sisinya saat ia meninggal. Bertekad memenuhi salah satu keinginan istrinya, Tapas mencari seniman yang dapat membuat patung silikon yang menyerupai Indrani hidup.
"Dulu kami pernah mengunjungi kuil Iskcon di Mayaput satu dekade lalu dan tidak dapat berhenti mengagumi patung hidup dari A.C. Bhaktivedanta Swami. Saat itulah Indrani meminta saya untuk dibuatkan payung serupa jika dia meninggal sebelum saya," urai Tapas kepada The Times of India.
Tahun lalu, Tapas menemukan seorang pematung yang bersedia mengerjakan permintaan anehnya. Ia membantu pematung itu membuat gips tanah liat yang nantinya akan menjadi dasar pengecoran silikon. Pria 65 tahun itu memastikan bahwa model itu sesuai dengan keinginannya dan bersikeras bahwa tidak ada yang kurang dari ekspresi wajah Indrani yang sebenarnya.
Akhirnya pematung itu selesai mengerjakan patung seberat 30 kilogram itu selama 6 bulan. Patung Indrani mengenakan sari sutra Assam yang dikenakan wanita itu di resepsi pernikahan putranya dan ia didudukkan di ayunan, tempat favoritnya di rumah keluarga. Disinyalir, proyek tidak biasa itu menghabiskan biaya sebesar $3.000 atau setara Rp46 juta.
"Keluarga saya sangat menentang gagasan memasang patung seperti itu, tetapi akhirnya menyerah. Beberapa kerabat dan tetangga datang membantu. Jika kita dapat menyimpan foto-foto berbingkai di rumah setelah kematian seseorang, mengapa patung tidak?" ujar Tapas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Oddity Central
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
Warga Jogja Keluhkan PBI BPJS Kesehatan Nonaktif Mendadak
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Pendakian Bukit Mongkrang Lawu Masih Ditutup
- OAOT 2026 Djarum Foundation Tanam 60.321 Bibit di Lereng Muria
- Wings Air Buka Lagi Rute YIA-Bandung Setiap Hari
- Tol dan Jalan Nasional Disiapkan Jadi Runway Darurat
- Kolaborasi dengan Hotel, Maxride Perkuat Transportasi Wisata Jogja
- Praperadilan Yaqut di Kasus Kuota Haji, KPK Buka Suara
- Nasib 13 Penumpang Smart Air Seusai Insiden Karowai Belum Jelas
Advertisement
Advertisement





