Advertisement
Hakim MA Terjerat Kasus Suap Lagi, Begini Respons KPK
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto (kiri), Ketua KPK Firli Bahuri (tengah), dan Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (8/12/2022) terkait penahanan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron dan kawan-kawan. ANTARA - Benardy Ferdiansyah
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan seorang Hakim Yustisial Mahkamah Agung (MA) bernama Edy Wibowo sebagai tersangka kasus suap penanganan perkara di MA.
Edy pun langsung ditahan selama 20 hari ke depan. Edy Wibowo masuk dalam daftar panjang hakim MA yang berstatus tersangka karena bermain perkara.
Advertisement
Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa pihaknya sudah bekerja sama dengan lembaga pengawas peradilan yakni Komisi Yudisial (KY) untuk memantau area rawan korupsi.
Firli mengatakan pihaknya juga sudah bekerja sama dengan MA untuk memperbaiki sistem peradilan.
Baca juga: DPRD Kulonprogo Bersiap Genjot Kinerja di 2023
"Saya harus sampaikan bawa kami sudah bekerja sama, terkait dengan memperbaiki sistem-sistem peradilan. Tentu, kewenangan ada di KY," kata Firli dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/12/2022).
Firli mengatakan pihaknya sudah menyampaikan langkah perbaikan untuk MA. Misalnya, kata Firli pelaksanaan terkait eksaminasi putusan. Kedua, pelaksanaan sidang secara transparan, baik itu peradilan Kasasi maupun PK.
"Begitu juga terkait dengan rekrutmen hakim, rekrutmen panitera. Saya kira sumber daya manusia MA perbaikannya itu sudah dilakukan," katanya.
Sejumlah hakim di MA ditetapkan sebagai tersangka suap penanganan perkara. Beberapa diantaranya Hakim Agung Sudrajad Dimyati, Hakim Agung Gazalba Saleh, dan teranyar Hakim Yustisial Edy Wibowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Deretan Situs Bersejarah di Bantul Diusulkan Jadi Cagar Budaya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Hukuman Mati Dihapus, Dunia Soroti Motif Myanmar
- Jembatan Baru di Sinduadi Dibuka, Mobilitas dan Distribusi Lancar
- Indonesia Didorong Perkuat Rantai Pasok Hadyu Nasional
- Jadwal KRL Solo-Jogja 18 April 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
- Kereta Gantung Prambanan Disetujui, Investasi Rp200 Miliar
- Harga Minyak Anjlok 10 Persen, BBM Berpeluang Turun
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Jalani Hukuman 3 Tahun
Advertisement
Advertisement








