Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam diskusi Election Corner yang diselenggarakan Fisipol UGM, di Yogyakarta, Senin (10/10/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto membantah tuduhan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais yang mengira ada upaya dari pemerintah untuk menggagalkan Partai Ummat jadi peserta Pemilu 2024.
Sebagai informasi, dari 18 partai politik yang dilakukan verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya Partai Ummat yang tidak lolos. Akibatnya mereka tak ditetapkan jadi peserta Pemilu 2024.
Hasto mengatakan, sebenarnya PDIP tak ingin mencampuri urusan partai politik lain. Meski begitu, Amien Rais sudah menyampaikan tuduhan kepada pemerintah.
“Apa yang disampaikan Pak Amien sama sekali tidak benar. Tak ada permainan rezim,” ujar Hasto dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (16/12/2022).
Dia pun menyinggung soal perpecahan antara Partai Amanat Nasional (PAN) yang dulu dipimpin oleh Amien Rais. Menurutnya, Amien Rais harus bercermin dari kesalahannya.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jatim Jadi Tersangka Suap Dana Hibah
Hasto mengatakan, ketidakkompakan antara Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Amies Rais adalah pangkal masalahnya.
“PAN ini kan tradisinya kan sangat lama. PAN lahir dari reformasi. Jadi kenapa [Amien Rais] meninggalkan Partai Amanat Nasional?” ungkapnya.
Dia pun berpendapat, Amien Rais hanya coba menyalahkan pihak lain untuk menutupi ketidakmampuannya membawa Partai Ummat jadi peserta Pemilu 2024.
“Ini karena ketidakkompakan. Jangan pemerintahnya yang disalahkan. Kemudian karena ketidakmampuan melakukan konsolidasi, jangan pemerintahnya yang disalahkan. Buktinya yang lain lolos,” tegas Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.