Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Foto ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, JOGJA — Gempa bumi dengan magnitudo 5,8 kembali melanda wilayah Kota Sukabumi, Kamis (8/12/2022) pagi ini pukul 07.50 WIB. BMKG melaporkan pusat gempa berada di darat dengan jarak 20 km tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman 104 km . Gempa bumi tersebut tidak berpotensi terjadi tsunami.
Seusai kejadian tersebut belum ada laporan korban atau kerusakan yang signifikan di Kota Sukabumi. Hingga Kamis siang, diterima laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) bahwa ada tiga unit rumah mengalami kerusakan di dua kecamatan yang berbeda.
Rumah pertama milik Iis berada di Kampung Panagan RT 05 RW 09, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kerusakan terjadi pada bagian dinding kamar tidur dan kamar mandi roboh.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca, Hari Ini: Siang Ini, Kota dan Sleman Dilanda Hujan Petir
Sedangkan dua rumah lainnya berada di Kampung Bojongkawung, RT 01 RW 08, Desa Giri Jaya Kecamatan Nagrak yakni milik Cepi dan Babas. Tidak ada korban jiwa dari ketiga rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan itu.
Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi atau patahan batuan dalam Lempeng Indo-Australia. "Ini populer disebut sebagai gempa intraslab atau gempa Benioff," kata dia, dikutip dari Antara.
Sejumlah kota di sekitar Sukabumi juga merasakan getaran dari gempa bumi tersebut antara lain Rancaekek, Lembang, Bogor, Bandung, Pangandaran, Padalarang, Cianjur, Sumur, Jakarta Selatan, Garut, Bekasi, dan Tangerang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Huawei Mate XT2 resmi meluncur dengan chip Kirin 9050 Pro dan harga hingga Rp65,7 juta. Penjualan dimulai 12 September 2026.
Tren baju sekali pakai untuk liburan di China viral. Murah dan praktis, tetapi memicu kekhawatiran soal sampah tekstil.
IBI DIY memiliki 4.258 anggota. Pada HUT ke-75, bidan menegaskan komitmen memperkuat kesehatan ibu, bayi, dan generasi emas 2045.
Mobil terkena abu vulkanik Anak Krakatau? Simak cara membersihkan bodi, kaca, filter udara, rem, dan mesin agar tidak cepat rusak.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.