Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Pelatihan Vokasi Bekerja
Kemnaker menargetkan 70% lulusan pelatihan vokasi bekerja melalui transformasi BPVP, pelatihan sesuai kebutuhan industri, dan pelacakan alumni.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SEMARANG — Polisi menyelidiki kasus kecelakaan lalu lintas tunggal sebuah minibus Panca Tunggal di Dusun Kepuh Kulon, Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (21/11/2022) malam, yang menewaskan enam orang.
BACA JUGA : Mobil Terguling di Wonogiri
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Iqbal Alqudusy membenarkan peristiwa nahas minibus yang mengangkut 36 penumpang tersebut.
Menurut dia, kecelakaan tersebut bermula ketika minibus bernomor AD-1684-BG melaju di jalan dengan kontur menanjak.
"Melintas di jalan menanjak, diduga tidak kuat sehingga berjalan mundur," katanya.
Saat melaju mundur, minibus terperosok ke jurang yang merupakan area persawahan.
Menurut dia, enam penumpang minibus meninggal di lokasi kejadian.
Sementara itu, korban terluka dilarikan ke RS Hermina Wonogiri.
Petugas gabungan sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP serta melakukan evakuasi terhadap para korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemnaker menargetkan 70% lulusan pelatihan vokasi bekerja melalui transformasi BPVP, pelatihan sesuai kebutuhan industri, dan pelacakan alumni.
Kota Jogja mencatat 77 kejadian kebakaran hingga September 2026. Umbulharjo terbanyak, sementara Damkarmat belum merancang program baru pada 2027.
Bareskrim Polri memburu bandar dan penyuplai narkoba lewat operasi nasional. Sebanyak 60 orang diamankan di Jakarta dan Sumatra Utara.
Kelok 23 ditargetkan rampung pada 2027. Simak kendala pembangunan, rambu keselamatan, drainase, hingga rencana penataan lalu lintas.
Pasar Sentul menghadapi persaingan pedagang yang berjualan di rumah warga. Kemudahan akses dan kebiasaan pembeli menjadi tantangan revitalisasi.
Kiper PSIM Cahya Supriadi memilih fokus menjaga konsistensi di liga. Ia realistis menghadapi persaingan untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia.