Advertisement
Polisi: Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut Diumumkan Usai Gelar Perkara
Gagal ginjal akut - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan menetapkan tersangka dalam kasus obat sirop maut yang mengandung Etelin Glikol (EG) berlebih.
Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter), Brigjen Pol Pipit Rismanto mengatakan bahwa gelar perkara untuk menetapkan tersangka akan berlangsung pada esok hari atau Rabu.
Advertisement
“Besok (Selasa) atau mungkin paling lambat Rabu baru melakukan gelar perkara,” ucap Pipit saat dihubungi wartawan, Senin (14/11/2022).
Pipit juga memaparkan bahwa ada beberapa perusahaan yang diketahui memesan bahan dari distributor yang ternyata memiliki kandungan EG dan DEG berlebih di bahan bakunya.
BACA JUGA: Jelang Hadapi Prancis, Shin Tae-yong Khawatirkan Kondisi Pemain
“Ternyata perusahaan yang diduga kemarin kita temukan ada distributor yang mendistribusikan dari pemasok diduga ada ditemukan drum yang mengandung EG dan DEG ternyata bukan hanya ke 3 perushaaan tadi yang selalu sebutkan,” papar Pipit
Dia kemudian menambahkan bahwa pengumuman penetapan tersangka kasus gagal ginjal akut dilakukan gelar perkara. “Penetapan tersangka masih menunggu pelaksanaan gelar perkara, nanti kita umumkan pasti,” tuturnya
Sekadar informasi, Bareskrim Polri akhirnya menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan terhadap satu perusaan obat dalam kasus obat sirop yang mengandung etilen glikol (EG) tinggi dan mengakibatkan gagal ginjal akut.
Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Pipit Rismanto membenarkan bahwa hasil gelar perkara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunjukkan bahwa perkara meningkatkan ke status penyidikan kepada PT Afi Farma.
"Hasil gelar perkara penyidik bareskrim dan BPOM sepakat meningkatkan dari penyelidikan ke penyidikan terhadap PT Afi Farma,” ujar Pipit saat dihubungi wartwan, Selasa (1/11/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
Advertisement
30 Persen Talud Sungai di Jogja Rusak, Perbaikan Capai Rp100 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KPK Periksa ASN Bea Cukai Terkait Pemindahan Uang Miliaran
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- Dinkes Kota Jogja Telusuri Enam Kasus Campak Awal 2026
- Promo Ramadan AC Aqua 1/2 PK, Ini 5 Rekomendasi Terbaiknya
- Kuota Penonton PSIM vs Persijap di Bantul Naik Jadi 7.000 Orang
- Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran
- KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Rita Widyasari
Advertisement
Advertisement








