Advertisement

Napi Tewas Dianiaya di Lapas Kediri, Ini Kronologinya

Newswire
Senin, 31 Oktober 2022 - 09:47 WIB
Lajeng Padmaratri
Napi Tewas Dianiaya di Lapas Kediri, Ini Kronologinya Lapas Kediri. / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJASeorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelasa II A Kediri, Jawa Timur, meninggal dunia setelah dianiaya sesama warga binaan. Penyebab penganiayaan itu diduga karena saling ejek.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Wahyudi, mengatakan saat ini anggotanya masih melakukan penyelidikan terkait dengan kasus itu. Sejumlah saksi sudah diperiksa guna mengungkap penyebab kasus tersebut.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Benar kejadiannya Sabtu [29/10/2022]. Korban dikeroyok teman sesama napi,” katanya dikutip dari Antara, Senin (31/10/2022).

Wahyudi menuturkan tiga orang narapidana telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang berujung pada meninggalnya korban. Mereka saat ini masih diperiksa secara intensif terkait kasus ini.

“Anggota telah melakukan penyelidikan dan keterangan saksi. Dan ini kami tetapkan tiga orang sebagai tersangka,” kata dia.

Pihaknya juga belum bisa memberikan pernyataan lebih detail terkait dengan kasus itu sebab saat ini masih pemeriksaan para tersangka. Hal itu termasuk apakah tahanan mereka nanti bertambah, menjadi keputusan pengadilan.

Sementara itu, Bagian Hubungan Masyarakat Lapas Kelas II A Kediri Anton Prabowo Wicaksono membenarkan jika ada napi yang tewas menjadi korban pengeroyokan. Korban berinisial M, warga Kabupaten Kediri.

Dia menjelaskan kejadian itu pada Sabtu (29/10/2022) siang. Petugas yang rutin melakukan pemeriksaan ruangan dan saat itu suasana hening.

Advertisement

Namun, petugas menilai ada gerak gerik mencurigakan sehingga langsung menuju ke Blok B10, yang merupakan lokasi napi khusus narkoba. Di lokasi itu, ditemukan korban sudah dalam keadaan kritis.

Saat ditemukan, terdapat luka di bagian kepala, bahkan kepalanya benjol. Korban dibawa ke klinik di Lapas dan kemudian dibawa lagi ke RS Bhayangkara, Kota Kediri. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Korban ini mengalami luka di bagian kepala. Jadi, ada darah dan bengkak. Ia kami bawa ke RS Bhayangkara siang itu juga dan meninggal di rumah sakit,” kata dia.

Advertisement

Pihaknya juga langsung koordinasi dengan Polres Kediri Kota terkait dengan kejadian itu. Dari hasil pemeriksaan awal, kejadian pengeroyokan itu berawal dari ejekan. Namun, soal apa dirinya belum tahu pasti.

Ia juga menambahkan saat ini pihak Lapas lebih intensif lagi dalam melakukan pengawasan dengan memperketat penjagaan.

“Kami lebih perketat penjagaan. Ada CCTV yang terpasang di setiap blok. Untuk tindakan lapas, kami sudah serahkan ke polisi [kasus pengeroyokan hingga korban meninggal],” kata Anton Prabowo Wicaksono.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Sleman Inklusi Siap Wujudkan Disabilitas Unggul

Sleman
| Kamis, 08 Desember 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement