Advertisement

IDAI Jateng Temukan Satu Kasus Gagal Ginjal Akut di Banyumas

Jumali
Rabu, 19 Oktober 2022 - 12:37 WIB
Jumali
IDAI Jateng Temukan Satu Kasus Gagal Ginjal Akut di Banyumas Foto Ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SEMARANG -- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Wilayah Jawa Tengah menelusuri temuan satu kasus gagal ginjal akut misterius pada anak usia delapan bulan di Kabupaten Banyumas.

"Ada satu laporan dari Banyumas, ini sedang kami lacak," kata Ketua IDAI Jawa Tengah Fitri Hartanto, Rabu (19/10/2022).

Advertisement

BACA JUGA:  Simak! Ini Barang Paling Laris saat Ramadan-Lebaran versi Tokopedia

BACA JUGA : Lima Anak di DIY Meninggal Dunia Karena Gagal Ginjal Akut

Ia mengatakan bahwa berdasarkan laporan yang disampaikan ke IDAI Jawa Tengah, diagnosis gagal ginjal pada pasien anak tersebut sudah tegak.

IDAI Jawa Tengah, ia melanjutkan, masih menelusuri penyebab pasien anak tersebut mengalami gagal ginjal akut.

"Masih kami cari penyebabnya, apakah juga mengonsumsi obat paracetamol yang ditengarai mengandung etilen glikol," katanya.

Ia mengatakan bahwa dokter-dokter anak di wilayah Jawa Tengah telah diminta melaporkan temuan dugaan gagal ginjal akut pada anak serta mengecek apakah pasien punya riwayat terserang Covid-19, gangguan saluran pernafasan, maupun saluran cerna.

Kementerian Kesehatan telah mencatat 189 kasus gagal ginjal akut misterius pada anak dari berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut data kementerian, gagal ginjal akut misterius terjadi pada anak usia enam bulan sampai 18 tahun.

BACA JUGA:  Laptop Harga 6 Jutaan Terbaik, Mulai Axioo Mybook Hingga Acer Aspire

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Pameran Seni Reka Rekah Digelar di RJ Katamsi ISI Jogja

Bantul
| Minggu, 28 Mei 2023, 21:27 WIB

Advertisement

alt

Kulonprogo Diminta Siapkan Pariwisata Bertaraf Internasional

Wisata
| Senin, 29 Mei 2023, 05:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement