DJP Wanti-wanti Modus Penipuan Berkedok Pajak
DJP mengingatkan masyarakat waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan otoritas pajak, memanfaatkan isu NIK-NPWP hingga aplikasi Coretax.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY memberikan keteranagan usai bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (6/5/2021)./JIBI-Bisnis.com-Nyoman Ary Wahyudi
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Demokrat cukup percara diri Agus Harimurti Yudhoyono akan cocok mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan AHY punya kedekatan khusus dengan Anies. Dia mengklaim AHY dan Anies selalu cocok saat mengobrol. Herzaky mengibaratkan AHY dan Anies sebagai dua petarung yang saling melengkapi.
"Sangat dekat [AHY dengan Anies]. Komunikasi sering, diskusi. Jadi kalau misalnya, kami melihat Mas AHY dan Mas Anies bertemu, kalau berdialog, atau berdiskusi itu seru. Kayak dua pendekar di tingkat tertinggi lagi jejal pukulan, tapi saling mengisi satu sama lain," ujar Herzaky kepada awak media di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (3/10/2022).
Dia mengungkapkan, kedekatan kedua tokoh tersebut sudah terbentuk sejak AHY masih berada di militer. Herzaky mengatakan, saat itu AHY dan Anies sering mengisi talkshow yang sama.
Herzaky mengakui AHY dan Anies memang punya beberapa perbedaan pandangan. Meski begitu, klaimnya, hal tersebut yang buat mereka saling melengkapi.
"Misalnya beda pandangan, beda cara, tapi tetap bersahabat dan tentunya buat kebaikan juga," jelasnya.
Dia menambahkan, para kader Demokrat memang menginginkan AHY maju di ajang Pilpres 2024. Meski begitu, menurutnya, bahwa para kader tak masalah jika AHY jadi calon presiden (capres) ataupun wakil presiden (cawapres).
Sebelumnya, Partai NasDem resmi mendeklarasikan Anies menjadi capres usungan partai untuk Pilpres 2024 pada Senin (3/10/2022).
Dalam deklarasi tersebut, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh juga mengungkapkan bahwa dirinya memberikan wewenang kepada Anies untuk memilih cawapresnya.
BACA JUGA: Ini Kriteria Calon Pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024
Anies pun merasa terhormat dengan kepercayaan tersebut. Dia mengaku sudah terlebih dahulu diberitahukan bahwa dirinya berhak menentukan pasangannya sendiri.
Dalam memilih cawapresnya, Anies mengklaim tak akan memilih golongan tertentu. Menurutnya, pasangannya nanti harus siap mementingkan kepentingan bangsa daripada kepentingan lain.
"Intinya adalah semua putra bangsa. Semua yang siap untuk berjalan bersama, meninggikan kepentingan Republik di atas kepentingan yang lain, itu yang akan leluasa untuk kita berjalan bersama," ungkap Anies saat menjumpai awak media di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
DJP mengingatkan masyarakat waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan otoritas pajak, memanfaatkan isu NIK-NPWP hingga aplikasi Coretax.
Kemenkeu mulai mengembalikan dana SAL Rp300 triliun yang ditempatkan di Himbara ke Bank Indonesia secara bertahap guna menjaga stabilitas keuangan.
Sultan HB X menerbitkan Keputusan penunjukan Paku Alam X sebagai Plh Gubernur DIY untuk menjalankan tugas harian pemerintahan dari 24 Juni hingga 1 Juli 2026.
Kortastipidkor Polri menggeledah empat lokasi di Jawa Timur terkait dugaan impor HP bekas ilegal yang berlangsung sejak 2024 hingga 2026.
Pengguna Home Charging Services PLN di Papua mencapai 47 pelanggan hingga pertengahan 2026, menandai meningkatnya minat kendaraan listrik.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.