BKPM Ungkap Penyebab Lelang Sistem OSS Rp26,46 Miliar Gagal
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Wakil Ketua BURT DPR RI Johan Budi./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Johan Budi membentuk Dewan Kolonel, sebuah tim untuk membantu Puan Maharani menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024.
Johan mengatakan sekarang tim tersebut sudah beranggotakan 10 hingga 12 kader PDIP yang menjadi anggota DPR. Dia menegaskan, pembentukan Dewan Kolonel merupakan inisiatif perorangan bukan arahan pimpinan partai.
“Tim ini membantu Mbak Puan untuk jadi capres. Ini enggak ada kaitannya sama DPP lho ya, tapi kami di Fraksi [PDIP DPR] ada sekelompok orang, ingin menjadi timnya Mbak Puan untuk persiapan Pilpres itu,” ungkapnya kepada awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/9/2022).
Dia mengatakan, timnya akan setia menunggu keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menunjuk capres usungan partai di Pilpres 2024. Meski begitu, jika nantinya Puan yang ditunjuk, mereka sudah siap.
Johan juga mengatakan pembentukan Dewan Kolonel juga sudah lewat persetujuan Puan. Nantinya, tim tersebut akan melakukan rapat-raat untuk mempersiapkan Puan jadi capres. Menurutnya, Dewan Kolonel sudah punya posko sendiri di daerah Menteng.
“Posko ada tapi kita belom gerak, kita nunggu keputusan ibu ketum,” jelasnya.
BACA JUGA: Konflik Penolakan LDII di Sleman Belum Ada Titik Temu
Dia juga menekan, pembentukan Dewan Kolonel bukan untuk menjegal kader PDIP lainnya, Ganjar Pranowo untuk jadi capres usungan partai. Tim tersebut juga bukan dibentuk karena takut Puan kalah bersaing dengan Ganjar.
“Bukan, bukan takut kalah. Soal kalah atau menang itu belakangan. Saya tidak takut kalah. Itu urusan kedua buat saya, tapi saya pendukung Mbak Puan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Wisata petik melon di Bugel, Kulonprogo, kembali buka Jumat 11 September 2026. Sebanyak 500 melon premium siap dipetik pengunjung.
BRIN mengimbau masyarakat dan nelayan tidak mengonsumsi ikan mati mendadak usai erupsi Anak Krakatau sebelum penyebabnya dipastikan.
BMKG menyebut arah angin berubah ke barat, barat laut, dan barat daya sehingga sebaran abu Anak Krakatau mulai berkurang.
WNA terdampak pembatalan penerbangan akibat erupsi Anak Krakatau mendapat ITKT tanpa biaya overstay dari Imigrasi.
5 siswa di Turi sempat pusing, mual dan muntah usai menyantap MBG. Seluruh siswa sudah pulang, sementara sampel makanan diperiksa laboratorium.