BKPM Ungkap Penyebab Lelang Sistem OSS Rp26,46 Miliar Gagal
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Ketua Umum DPP Partai Berkarya Muchdi Purwopranjono (kedua kiri), di Kantor DPP Partai Berkarya, Jakarta./Antara
Harianjigja.com, JAKARTA—Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang menanggapi klaim hacker Bjorka yang menuduh Muchdi Purwoprandjono alias Muchdi PR sebagai dalang pembunuhan Munir Said Thalib.
Menurut Badar, nama Muchdi PR, yang merupakan Ketua Umum (Ketum) Partai Berkarya, kembali dilempar ke publik hanya untuk pengalihan isu, sebab hal tersebut bukan pertama kali terjadi.
“Adanya hacker Bjorka membuka ke publik lagi pasti ada niat di balik itu. Entah mau menutupi isu ter-update sekarang atau sekedar isu jelang pemilu lima tahunan,” ujar Badar kepada Bisnis.com, Minggu (11/9/2022).
Dia mengungkapkan, jelang Pemilu 2019 isu pembunuhan Munir juga kembali mencuat karena Muchdi PR dan Pollycarpus hadir di Partai Berkarya. Meski begitu, saat itu dirinya sebagai Sekjen Berkarya pasang badan.
Badar mengatakan Muchdi dan Pollycarpus sudah diperiksa dan menjalani proses peradilan. Sebagai warga Indonesia, lanjutnya, kedua punya hak untuk dipilih dan memilih dalam ajang elektoral.
Oleh sebab itu, Badar tak akan ambil pusing dengan tindakan Bjorka kali ini. Dia yakin isu tersebut nantinya juga akan kembali dilupakan masyarakat seperti pada 2019. Dia pun mengingatkan, pembunuhan Munir tak ada hubungannya dengan Partai Berkarya.
“Isu ini tidak ada hubungannya dengan Partai Berkarya, dan Ketum Muchdi PR juga tidak pernah membawa isu ini ke partai karena kasus ini sudah lama dan selesai sebelum Partai Berkarya lahir di tahun 2016,” jelas Badar.
Klaim Bjorka
Sebelumnya, Bjorka, hacker atau peretas yang saat ini sedang banyak dibicarakan, mengklaim Muchdi PR merupakan dalang pembunuhan Munir pada 2004. Bjorka mengaku punya rangkaian surat rahasia untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi), termasuk yang berasal dari Badan Intelijen Negara (BIN).
“Aku akan memberikanmu nama jika kamu bertanya siapa sosok di balik pembunuhan Munir. Ia adalah Muchdi Purwopranjono yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya,” tulis Bjorka dalam kanal Telegramnya, Bjorkanism, Minggu (11/9/2022).
Menurutnya, Muchdi tak senang dengan Munir karena koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) tersebut berani menyebutkan bahwa Tim Mawar Kopassus merupakan dalang penculikan 13 aktivis pada periode 1997-1998. Akibatnya, Muchdi yang saat itu Panglima Jenderal (Danjen) Kopassus sempat diberhentikan dari dari jabatan selama 52 hari.
Bjorka mengatakan, setelah diangkat jadi Kepala Deputi V BIN, Muchdi menyuruh pilot Garuda Indonesia, Pollycarpus, untuk membunuh Munir. Polly, menurut Bjorka, merupakan jaringan non-organik BIN.
BACA JUGA: Hacker Bjorka Ancam Retas MyPertamina, Ini Respons Pertamina
Pada 31 Desember 2008, pengadilan menyatakan Polly bersalah sebagai pembunuh Munir. Pada 28 September 2014, Polly sudah dibebaskan dari tahanan.
Sementara, hakim membebaskan Muchdi dari tuduhan berkomplot atas pembunuhan Munir. Saat itu hakim merasa belum ada bukti meyakinkan bahwa Muchdi telah merancang pembunuhan Munir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI-Bisnis.com
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Bromo kembali dibuka untuk wisatawan dengan kuota 2.752 orang per hari. Menpar mengingatkan pengunjung menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran.
Bansos Agustus 2026 diprioritaskan bagi Desil 1-4. Simak daftar PKH, BPNT, PBI-JK, dan ATENSI beserta batas desilnya.
Bendera Merah Putih sepanjang 481 meter dibentangkan di Pantai Parangtritis hingga Parangkusumo Bantul dalam peringatan HUT ke-81 RI.
Program Motor Listrik Nasional diproyeksikan menciptakan 215.000 lapangan kerja dan nilai ekonomi Rp150 triliun pada 2026–2031.
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.