Nonton Andrea Bocelli Makin Istimewa, BNI Tawarkan Diskon Tiket hingga Travel
BNI menghadirkan beragam penawaran bagi nasabah yang ingin menyaksikan konser Andrea Bocelli Romanza – 30th Anniversary World Tour di Indonesia
Jajaran PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY saat mengunjungi PT Asia Pacific Fibers./Istimewa
JOGJA — Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September menjadi momen refleksi bagi PLN untuk terus meningkatkan layanan kepada pelanggan. Komitmen ini dilakukan PLN sejalan dengan semangat pemulihan ekonomi nasional melalui listrik yang andal sesuai dengan slogan Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY, M. Irwansyah Putra mengatakan di Hari Pelanggan Nasional ini PLN melakukan kunjungan pelanggan untuk mendengarkan suara pelanggan dan mendapatkan masukan atas pelayanan PLN.
“Pada peringatan Hari Pelanggan Nasional ini manajemen PLN UID Jateng & DIY dan seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN di Jateng-DIY turun langsung menemui pelanggan untuk memberikan apresiasi sekaligus meminta masukan-masukan perbaikan terkait dengan layanan kelistrikan, dengan feedback tersebut PLN dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” terangnya melalui rilis, Senin (5/9/2022).
BACA JUGA: Menko PMK Sarankan Indonesia Belajar ke Muhammadiyah
Pelanggan industri besar yang dikunjungi PLN pada kesempatan ini yaitu PT Asia Pacific Fibers. Perusahaan yang bergerak di bidang produksi tekstil menggunakan listrik PLN dengan daya 76.000 kVA.
Director PT Asia Pacific Fibers, Seeniappa Jegatheesan mengapresiasi layanan yang diberikan oleh PLN selama ini. “Sebagai perusahaan yang bergantung 100% pada suplai tenaga listrik dari PLN, kami memberikan apresiasi atas usaha dan kerja keras PLN, untuk selalu memperbaiki dan meningkatkan keandalan suplai tenaga listrik bagi pabrik kami,” ungkapnya.
Seeniappa berharap, PLN dapat terus menyempurnakan layanan, serta memperbaiki kualitas dan keandalan suplai tenaga listrik.
Saat ini PLN sedang melakukan transformasi di mana prioritas utamanya adalah customer focus. Customer focus ini salah satunya diwujudkan dengan meningkatkan customer experience melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini memudahkan pelanggan untuk menikmati berbagai layanan kelistrikan dengan cepat dan mudah.
Upaya PLN dalam menghadirkan layanan listrik yang lebih mudah ini mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko.
“PLN Mobile terbukti menjadi infrastruktur layanan yang diakui banyak pihak telah memudahkan komunikasi, koordinasi, keluh kesah, bahkan berbisnis dengan PLN. Ini bagus sekali, PLN sangat transformatif, penuh inovasi, dan selalu meningkatkan layanan. Selamat dan sukses untuk PLN semoga pelayanannya terus baik,” kata Sujarwanto.
Senada, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Jateng, Suhardi merasakan langsung manfaat menggunakan aplikasi PLN Mobile. “Dengan PLN Mobile ini masalah listrik jadi mudah, segala tagihan listrik yang pasca bayar sudah ter-record di sana semua dan membayar pun juga mudah melalui aplikasi, tinggal lihat tagihan berapa kemudian tinggal bayar melalui transfer, untuk prabayar apabila token mau habis juga diingatkan melalui aplikasi,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menghadirkan beragam penawaran bagi nasabah yang ingin menyaksikan konser Andrea Bocelli Romanza – 30th Anniversary World Tour di Indonesia
PSS Sleman merekrut eks gelandang Persipura Markus Madjar. Pemain 21 tahun itu sudah dipantau sejak Liga 2 dan mulai berlatih bersama Super Elja.
Alfamidi kembali menyalurkan 1.500 telur untuk 50 balita di Margodadi, Sleman, sebagai bagian dari program CSR pencegahan stunting.
Pemerintah menargetkan kemiskinan nasional turun menjadi 6–6,5 persen pada 2027 dengan pertumbuhan ekonomi 6 persen.
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Pejabat Sleman yang gagal mencapai target kinerja bisa dikenai sanksi hingga demosi. Evaluasi mengacu pada Perbup Sleman No. 35/2026.