Advertisement
Trauma, Bharada E Gemetaran saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Ronny Talapessy, pengacara Bharada E memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Senin (15/8/2022). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Bharada E masih mengalami trauma ketika memasuki rumah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Brigadir J. Hal itu disampaikan oleh Kuasa hukum Bharada Richard Elizer atau Bharada E, Ronny Talapessy.
Ronny menjelaskan bahwa ketika rekonstruksi yang berlangsung Selasa (30/8/2022), Bharada E gemetar ketika berada di rumah Ferdy Sambo.
Advertisement
“Memang situasi dari klien saya ini (Bharada E) di rumah TKP sedikit trauma. Saya mengikuti proses dari awal ketika masuk ke garasi, klien saya gemetar. Kemudian mengikuti rekonstruksi itu juga pun ada kelihatan ada trauma," tutur Ronny di Bareskrim, Kamis (1/9/2022) dinihari.
Ronny mengatakan, bahwa Bharada E susah untuk melakukan adegan menembak Brigadir Yoshua atau Brigadir J karena adanya kedekatan antara mereka.
Baca juga: Harga BBM 1 September 2022: Pertalite Tak Jadi Naik, Malah Ada Diskon nih
“Kalau kita berada di posisi [Bharada E] itu pasti sulit, karena ini posisi yang tidak gampang. Karena tadi saya sampaikan, ini orang yang selalu dia temui setiap hari, kemudian satu tempat tidur. Itu sulit, kita bisa bayangkan," ujarnya.
Seperti diketahui, pemeriksaan Bharada E berlangsung pada, Rabu (31/9/2022). Pemeriksaan untuk mengonfrontir keterangan Putri Chandrawathi.
Dirtipidum Brigjen Andi Rian mengatakan bahwa terdapat empat orang lagi yang diperiksa secara konfrontir pada pemeriksaan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Rahang Tuna Bakar Jadi Menu Baru Andalan di Jogja, Ini Keistimewaannya
- Akhir Pekan Jadi Waktu Favorit Wisatawan Kunjungi Kawasan Kaliurang
- DPR Bentuk Panja Kawal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
- Film Pelangi di Mars: Ambisi Besar Sci-Fi Lokal Berstandar Global
- Wisata Candi Prambanan Tutup Total Saat Perayaan Nyepi Saka 1948
- Polisi Verifikasi Perbedaan Inisial Terduga Pelaku Penyiraman Andrie
- Arne Slot Yakin Liverpool Mampu Tumbangkan Galatasaray di Anfield
Advertisement
Advertisement









