Advertisement

Diduga Terima Suap Rp2 Miliar, Harta Kekayaan Rektor Unila Ternyata Segini...

Surya Dua Artha Simanjuntak
Minggu, 21 Agustus 2022 - 00:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Diduga Terima Suap Rp2 Miliar, Harta Kekayaan Rektor Unila Ternyata Segini... KPK menangkap Rektor Universitas Lampung (Unila) Profesor Karomani terkait dugaan suap penerimaan mahasiswa baru, Sabtu (20/8/2022). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Rektor Universitas Lampung (Unila) Profesor Karomani terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Sabtu (20/8/2022) dini hari di Bandung Jawa Barat. Dia diduga menerima uang suap sebesar Rp2 miliar dari mahasiswa baru jalur mandiri di Unila.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK, elhkpn.kpk.go.id, pada periode 2021 total harta kekayaan Karomani sebesar Rp3,18 miliar.

Advertisement

Kekayaan itu terdiri dari: tanah dan bangunan senilai Rp874.315.000 di Kota Bandar Lampung, Lampung Selatan, Serang, dan Pandeglang.

Untuk alat transportasi dan mesin sebesar Rp103.000.000 dengan rincian satu mobil Suzuki Baleno sedan 2008 dan satu motor Honda Beat 2010.

Baca juga: Sri Sultan HB X Terima Uang Emisi 2022 dengan Kode Unik

Selain itu, Karomani punya harta bergerak senilai Rp91.100.000. Dia juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp2,59 miliar.

Pada tahun 2021, Karomani juga mempunyai utang sebesar Rp476.869.801.

Sebagai informasi, Karomani terjaring OTT KPK bersama setidaknya enam orang pejabat Unila lainnya. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan OTT dilakukan di dua tempat, Bandung dan Lampung.

Mereka telah diamankan di Gedung KPK. Karomani sendiri diduga menerima suap menerima suap senilai sekitar Rp2 miliar dari penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.

"Terkait dugaan korupsi suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di universitas negeri [di] Lampung tersebut," ungkap Ali dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/8/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Tren Kasus Leptospirosis di Gunungkidul Meningkat, Tercatat 13 Kasus Kematian dalam 3 Tahun Terakhir

Gunungkidul
| Jum'at, 14 Juni 2024, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja: Berburu Street Food di Kotabaru

Wisata
| Minggu, 09 Juni 2024, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement