Advertisement

Pengamat Nilai Fenomena Citayam Fashion Week Harusnya Jadi Kritikan Bagi Daerah

Pernita Hestin Untari
Sabtu, 23 Juli 2022 - 21:17 WIB
Bhekti Suryani
Pengamat Nilai Fenomena Citayam Fashion Week Harusnya Jadi Kritikan Bagi Daerah Sekelompok remaja asal Citayam berkumpul di kawasan Sudirman Jakarta dengan gaya berbusana yang nyentrik. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA -Fenomena Citayam Fashion Week harusnya menjadi kritikan bagi pemerintah daerah untuk menyediakan ruang publik bagi warganya. 

Pengamat tata kota dan peneliti pada Pusat Studi Perkotaan Nirwono Yoga mengungkap,  bahwa fenomena Citayam Fashion Week belum tentu berlangsung lama. Terlebih jika kegiatan tersebut tidak dikelola dengan baik.

"Semua warganet berusaha update status hal-hal yang viral dan pemerintah cenderung memanfaatkan ketenaran sesaat itu untuk keperluan pemerintah, bisa kampanye atau kegiatan lainnya, model seperti ini juga tidak akan bertahan lama," kata Nirwono kepada Bisnis, Sabtu (23/7/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Dia menilai fenomena tersebut seharusnya mampu mendorong pemerintah di daerah penyangga Jakarta yakni Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek) untuk menyediakan ruang publik.

BACA JUGA: Jokowi Minta Konversi Motor dan Kompor Tenaga Listrik Dipercepat

Diketahui, muda-mudi yang kerap nongkrong di Dukuh Atas, Jakarta Pusat berasal dari Bojong Gede dan Citayam, Bogor, Jawa Barat.

"Menyediakan ruang publik atau taman yang menarik, terbuka untuk berbagai kegiatan anak muda, gratis, dan strategis [mudah dicapai], sehingga jika mereka ingin berkegiatan tidak perlu ke Dukuh Atas, Jakarta," kata Nirwono.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Sesalkan Pernyataan ORI soal Seragam, Berikut Respons Beberapa Sekolah di Sleman

Sleman
| Selasa, 27 September 2022, 19:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement