Advertisement

Catat Tanggalnya! Fotografer 22 Negara Bakal Pamerkan Foto Merapi dan Borobudur

Sunartono
Kamis, 21 Juli 2022 - 18:47 WIB
Arief Junianto
Catat Tanggalnya! Fotografer 22 Negara Bakal Pamerkan Foto Merapi dan Borobudur Beberapa kurator pameran foto internasional Bara Api berfoto bersama di Depan Kantor Pos Besar, Titik Nol Kilometer, Jogja, Kamis (21/7/2022). - Harian Jogja/Sunartono

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 222 foto Merapi dan Borobudur karya fotografer dari 22 negara bakal disuguhkan melalui pameran fotografi internasional bertajuk Bara Api di Museum H. Widayat, Kawasan Borobudur, Mungkid, Magelang pada 23 Juli hingga 23 Agustus 2022 mendatang.

Kegiatan yang digelar komunitas foto bersama Badan Otorita Borobudur (BOB) ini juga menampilkan karya fotografer senior terbaik di Tanah Air.

Kurator dari pameran ini didominasi para begawan fotografi di tanah air, di antaranya Darwis Triadi, Oscar Motuloh, Arbain Rambey, Don Hasman, Risman Marah, Beawiharta Belly, Soeprapto Soedjono, Johnny Hendarta, Agatha Anne Bunanta dan masih ada 11 nama lainnya.

BACA JUGA: 2 Orang Telah Ditahan, Begini Kronologi Kasus Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida

Adapun peserta dari negara lain di antaranya Amerika Serikat, Argentina, Filipina, Polandia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Selandia Baru, Srilanka, Thailand, Turki dan Vietnam.

“Kegiatan ini tentu diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan lama tinggal wisatawan antara DIY dan Jawa Tengah. sehingga mendukung pengembangan pada sektor pariwisata dan ekraf [ekonomi kreatif]. Tentunya dapat mengundang para penggemar fotografi juga untuk datang,” kata Plh. Direktur Keuangan, Umum dan Komunikasi Publik BOB, Yusuf Hartanto dalam konferensi pers di Kantor Pos Besar, Kota Jogja, Kamis (21/7/2022).

Ketua Panitia Pameran Fotografi Internasional Bara Api, Teguh Santosa sepakat bahwa event tersebut diharapkan dapat membantu promosi ikon wisata besar di DIY dan Jawa Tengah yaitu Merapi dan Borobudur. Setelah pandemi mulai mereda, wisatawan dari berbagai belahan dunia bisa datang kembali kedua wilayah ini.

“Peminat yang ingin ikut banyak sekali, tetapi kami menyiapkan kurator fotografi terbaik di tanah air sehingga dipilih secara ketat agar karya yang ditampilkan sejalan dengan visi misi dari tema. Karya yang ditampilkan foto juga agar lebar lebih dari satu meter. Ada beberapa peserta yang mengemas sendiri dengan pigura,” ujar pegiat fotografi makro ini.

BACA JUGA: Beda Dulu Lain Sekarang, Sepanjang JJLS Kini Miliki 15 SPBU dan 13 Pertashop

Tema dan frasa Bara Api, kata dia, merepresentasikan Candi Borobudur dan Gunung Merapi. Kata Bara diambil dari nama lama Candi Borobudur yang salah satunya adalah Bara Beduhur yang berarti wihara di tempat yang tinggi.

Advertisement

Sedangkan kata Api diambil dari nama Gunung Merapi yang kebetulan identik dengan api, karena selalu mengeluarkan lahar panas. Sehingga objek yang ditangkap para fotografer dan dipamerkan adalah tentang Candi Borobudur dan Gunung Merapi dengan segala kisah, sudut, perspektif dan sejarahnya.

“Kedua ikon itu sangat dikenal di dunia. Gunung Merapi menunjukkan fenomena unik sejak akhir 2019 selalu memuntahkan lahar panas setiap hari sampai saat ini. Sedangkan Borobudur adalah karya kebudayaan dan peradaban lama di abad ke-8, candi Budha terbesar di dunia ini juga menjadi salah satu impian dan destinasi wisata dunia,” ujar fotografer dan petualang gaek, Don Hasman.

Salah satu kurator pameran, Risman Marah menyatakan karya foto dari luar negeri ada beberapa yang menampilkan karya koleksi foto mereka berupa Borobudur dan Merapi. Selain itu ada juga yang menampilkan foto berkaitan dengan aktivitas para pemeluk Agama Budha di negara lain maupun foto gunung api di sejumlah negara.

Advertisement

Menurutnya event itu bagian dari kontribusi para fotografer untuk melakukan social healing dan recovery ekonomi. “Sehingga muncul ide untuk menggelar pameran fotografi berskala internasional agar gemanya lebih luas dan efeknya juga lebih luas serta mendalam,” ucapnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Mengenal Sekar Pangkur, Paguyuban Seni Lansia di Bantul

Bantul
| Minggu, 02 Oktober 2022, 17:37 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement