Advertisement
Miris, Atap 3 Ruang SD di Klaten Ini Disangga Bambu
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KLATEN — Beberapa tahun terakhir, atap tiga ruang di SDN 1 Bumiharjo, Kecamatan Kemalang, Klaten harus disangga bambu. Disdik setempat berencana melakukan rehab di SD yang memiliki 109 murid tersebut pada Oktober mendatang.
Kepala SDN 1 Bumiharjo, Idha Rohmah Wati, tak mengetahui secara pasti sejak kapan ada bambu yang terpasang di tengah dua ruang kelas dan satu ruang guru sebagai penyangga atap. Sejak ia menjabat sebagai kepala SD, April 2022, bambu itu sudah ada di tengah ruangan.
Advertisement
Idha mengaku tak ada kebocoran pada bagian atap ketika hujan mengguyur. Sejak dia bertugas di SD tersebut, tidak ada pergerakan seperti bagian atap ambles.
“Secara manusia kalau ada ruangan disangga menggunakan bambu ya sempat khawatir. Tetapi selama ini tidak ada pergerakan apapun dari bangunan sejak saya tugas di sini,” kata Idha saat ditemui di SDN 1 Bumiharjo, Senin (18/7/2022).
Idha menjelaskan kondisi itu sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten. Rencananya, rehab bangunan bakal dipihaki menggunakan dana APBD Perubahan tahun ini. Pada Juli 2022, Disdik sudah melakukan survei ke sekolah tersebut.
“Informasi dari dinas akan direhab, Oktober nanti,” kata Idha.
Salah satu siswa kelas VI, Yunita, 12, mengatakan saat kelas IV dia pernah menempati ruang kelas tersebut. Saat menempati ruang kelas itu, atap bangunan sudah disangga menggunakan bambu.
“Lumayan takut kalau di dalam,” kata dia.
Salah satu orang tua siswa, Junani, 37, mengaku waswas dengan kondisi atap bangunan sekolah yang ditopang menggunakan bambu.
“Takutnya kan itu ada asbes, tidak tahu atapnya itu masih normal atau tidak. Kalau kondisi bencana sewaktu-waktu ada gempa khawatirnya bisa ambrol,” kata Junani.
Dia sempat mengusulkan perbaikan atap bangunan sekolah melalui gotong royong warga ke kepala sekolah sebelumnya. Namun, usulan itu tak bisa dilakukan. Pasalnya, perbaikan bangunan sekolah menjadi kewenangan Pemkab.
Junani mengatakan sudah ada upaya dari pengelola sekolah untuk melakukan perbaikan sementara agar kerusakan tak semakin parah. Hal itu seperti yang dilakukan dengan memasang bambu untuk penyangga atap.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Klaten, Yunanta, mengatakan perbaikan atap bangunan di SDN 1 Bumiharjo itu bakal dilakukan menggunakan APBD perubahan tahun ini. Soal nilai anggaran yang akan disiapkan, Yunanta menjelaskan saat ini masih dalam pembahasan.
“Sudah diusulkan melalui APBD perubahan. Saat ini belum sampai ke TAPD [tim anggaran pemerintah daerah]. Besok baru desk APBD perubahan. Setelah desk akan kami sampaikan nilainya,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Como 1907 Pesta Gol demi Michael Bambang Hartono yang Wafat
- Prabowo Pilih Pertahankan Anggaran MBG daripada Dikorupsi
- Luar Biasa, Cah Gunungkidul Raih Podium Moto 3 Brasil
- Kemenhub Ancam Bekukan Izin Truk yang Nekat Langgar Aturan Lebaran
- Liga Spanyol 2026: Gol Tunggal Araujo Kokohkan Barcelona di Puncak
- Polres Wonosobo Pastikan Balon Udara Lebaran 2026 Wajib Ditambatkan
- Jadwal Lengkap KA Bandara Jogja-YIA Terbaru Senin 23 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







