Advertisement
Sri Mulyani Ungkap Dampak Inflasi saat Perang Rusia vs Ukraina
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memimpin pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral atau Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (17/2/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat - POOL
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan dampak dari inflasi global yang terjadi di tengah krisis geopolitik akibat perang Rusia vs Ukraina.
"Kenaikan inflasi yang diikuti pengetatan moneter suku bunga dan likuiditas ini menciptakan konsekuensi resesi. Jangan sampai ada regulasi yang memperburuk risiko global, tapi kita tetap siapkan," ujarnya di Nusa Dua, Bali pada Rabu (13/7/2022).
Advertisement
Sri Mulyani mengatakan dunia menghadapi konsekuensi geopolitik dalam bentuk kenaikan harga bahan makanan dan energi. Menurutnya, kondisi tersebut mendorong lebih tinggi inflasi akibat pandemi Covid-19.
Salah satu cirinya, kata dia, permintaan naik tapi suplai komoditas justru berkurang.
BACA JUGA: Pencairan Uang Perizinan Apartemen Royal Kedaton Jogja Disoroti KPK
"Inflasi diperburuk situasi geopolitik, jadi triple hit," ucap Sri Mulyani.
Dia menuturkan kenaikan tingkat inflasi sudah terlihat di berbagai negara. Bahkan, kata dia, negara maju yg selama 1,5 dekade inflasi berada di kisaran nol, tiba-tiba melonjak hingga 8-9 persen.
Dia memberi contoh tingkat inflasi di negara Eropa telah menyentuh di atas 6 persen. Kondisi yang sama juga berlaku di Jepang.
Melihat kondisi tersebut, Sri Mulyani menegaskan isu terkait inflasi dan potensi resesi global akan dibicarakan secara komprehensif dalam pertemuan ketiga Finance Minister and Central Bank Governors (FMCBG) G20 yang dihelat di Nusa Dua, Bali, pada 15–16 Juli 2022.
"Kita tidak underestimate, ini [inflasi dan resesi global] sangat sensitif terhadap politik suatu negara. Hal ini akan dibahas di G20 di sesi pertama," ujar Sri Mulyani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Iran Klaim Serang Kapal Induk Abraham Lincoln dan Tembak Jatuh F-35 AS
Advertisement
Advertisement









