Advertisement
Fakta-Fakta Pelaku Penembakan Mantan PM Jepang
Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat kampanye untuk kandidat anggota partainya dalam pemilihan Dewan Penasihat sebelum dia ditembak di Prefektur Nara, Jumat (8/7 - 2022). Yomiuri Shimbun
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meninggal dunia usai ditembak dengan senjata rakitan oleh oleh pria misterius pada Jumat (8/7/2022).
Belakangan diketahui bahwa aksi penembakan tersebut dilancarkan oleh seorang pria bernama Tetsuya Nayagami. Ada motif tersembunyi di balik penembakan ini.
Advertisement
Penembakan terhadap Shinzo Abe yang dilakukan oleh Tetsuya Nayagami jelas hadir sebagai mimpi buruk bagi Jepang lantaran Negara dengan populasi 125 juta penduduk itu hanya memiliki 10 catatan kasus kriminal yang berkenaan dengan senjata api pada tahun lalu.
Tak hanya menyisakan duka bagi masyarakat Jepang, tragedi berdarah yang merenggut nyawa Shinzo Abe tersebut juga turut menjadi perhatian dunia.
Antonio Guterres selaku Sekjen PBB melalui akun Twitternya @antonioguterres, juga sempat mencurahkan perasaan belasungkawa atas kejadian tersebut.
“Saya sangat sedih dengan pembunuhan mengerikan terhadap Shinzo Abe, mantan perdana menteri Jepang. Saya memiliki hak istimewa untuk mengenalnya selama bertahun-tahun dan akan selalu mengingat kolegialitas dan komitmennya terhadap multilateralisme. Belasungkawa saya untuk keluarganya, dan orang-orang dan pemerintah Jepang,” tulis Antonio.
Kejadian tersebut juga turut mendapatkan perhatian dari mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama yang turut mengenang kebersamaan bersama Shinzo Abe.
“Saya terkejut dan sedih dengan pembunuhan teman dan mitra lama saya Shinzo Abe di Jepang. Mantan perdana menteri Abe mengabdikan diri pada negara yang dia layani dan aliansi luar biasa antara Amerika Serikat dan Jepang. Saya akan selalu mengingat pekerjaan yang kami lakukan untuk memperkuat aliansi kami, pengalaman perjalanan ke Hiroshima dan Pearl Harbor bersama-sama, dan kasih karunia yang dia dan istrinya Akie Abe tunjukkan kepada saya dan Michelle,” jelas Obama, seperti dikutip dari The Guardian pada Sabtu (9/7/2022).
Berikut adalah sederet fakta pelaku penembakan Shinzo Abe:
1. Merupakan Seorang Veteran
Dilansir dari The Guardian, Tetsuya Nayagami merupakan mantan anggota pasukan pertahanan diri Angkatan Laut Jepang. Beberapa media jepang mengungkapkan bahwa, Nayagami purna tugas pada tahun 2005.
2. Gunakan Senjata Rakitan
Pihak kepolisian setempat mengatakan bahwa senjata yang diduga digunakan oleh Tetsuya Nayagami dalam serangan itu adalah senjata buatan sendiri.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab kejanggalan yang muncul atas kejadian ini, mengingat Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki aturan ketat terhadap kepemilikan senjata api. Pembatasan kepemilikan senjata api di Jepang tidak mengizinkan warga negaranya untuk memiliki pistol, dan pemburu berlisensi hanya boleh memiliki senapan.
3. Polisi Temukan Senjata Rakitan Lainnya di Rumah Tetsuya Nayagami
Pihak kepolisian setempat mengklaim telah menyita beberapa senjata rakitan serupa seperti yang digunakan Tetsuya Nayagami dalam serangan yang dilakukannya pada Jumat (8/7/2022) lalu.
Senjata tersebut diperoleh dari penggeledahan di rumah tersangka. Dalam keterangan persnya, pihak kepolisian menggambarkan senjata itu memiliki panjang 40cm dan tinggi 20cm.
4. Gunakan Kereta Api ke Lokasi Penembakan
Dalam keterangan resmi yang dibagikan, pihak kepolisian mengatakan tersangka pergi ke acara kampanye yang dilakukan Sinzo Abe dengan menggunakan kereta api, tetapi kepolisian tidak merinci secara detail berapa lama Yamagami telah menunggu Abe.
5. Tidak Puas Dengan Kinerja Shinzo Abe
Dilansir dari NHK, motif Tetsuya Nayagami melakukan penembakan tersebut adalah sebagai ekspresi ketidakpuasannya terhadap kinerja Shinzo Abe selama menjabat.
Sementara dikutip dari The Guardian, secara lebih lanjut pihak kepolisian Nara memberikan keterangan pada konferensi persnya bahwa Tetsuya Nayagami meyakini bahwa Shinzo Abe terhubung dengan sebuah organisasi yang dia benci.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IRGC: Rudal Iran Hantam Pangkalan AS dan Israel
- Dampak Serangan AS-Israel, Korban Pelajar di Iran Tewas Capai 85 Orang
- Serangan AS-Israel ke Iran, 4 Penerbangan Internasional Bali Tertunda
- Adipura 2025 Nihil, Pengelolaan Sampah Dinilai Belum Layak
- AKBP Didik Terima Uang Keamanan dari Bandar Narkoba Koko Erwin
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- TPID Pastikan Stok Pangan Kota Jogja Aman Selama Ramadan
- KPK Bongkar Modus Safe House Kasus Suap Bea Cukai
- Jadwal SIM Keliling Jogja 28 Februari 2026, Malam di Alun-Alun Kidul
- Barahmus DIY Targetkan Museum Rempah dan Keris Bergabung di 2026
- Jadwal KA Bandara YIA 28 Februari 2026, Lengkap
- Kemensos Usul Relawan Antar MBG untuk Lansia dan Disabilitas
- Menteri UMKM Soroti Impor Ilegal Libatkan Kargo dan Oknum Bea Cukai
Advertisement
Advertisement









