SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Presiden Prabowo Subianto didampingi menteri dan kepala daerah saat menghadiri panen raya udang vaname di Desa Tegalretno, Petanahan, Kabupaten Kebumen, pada Sabtu (23/5/2026)/Ist-Pemprov Jateng.
Harianjogja.com, SEMARANG— Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/5/2026).
Panen raya tersebut menjadi bagian dari program pengembangan sektor budidaya perikanan yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan guna meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat keberlanjutan industri udang nasional.
Ahmad Luthfi mengatakan, pengembangan kawasan tambak udang di Kebumen memiliki prospek ekonomi yang besar karena mampu membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.
“Ini prospek bagus. Lahan 100 hektare ini akan menambah lapangan pekerjaan baru di wilayah Kebumen, di samping pendapatan daerah tentunya. Dan secara nasional ini prospek yang bagus sekali,” ujar Luthfi di sela kegiatan.
Tambak Udang Kebumen Jadi Potensi Ekonomi Baru
Menurut Luthfi, usaha budidaya udang yang dikembangkan di Kabupaten Kebumen dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang menjanjikan bagi Jawa Tengah maupun nasional.
Di kawasan BUBK Desa Tegalretno, sekitar 650 tenaga kerja telah terserap untuk mendukung operasional Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.
Selain menciptakan lapangan kerja, program budidaya udang dinilai ikut memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi sektor perikanan.
Kabupaten Kebumen sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi perikanan di Jawa Tengah, terutama komoditas udang vaname.
Sepanjang 2025, produksi udang vaname di Jawa Tengah mencapai 26.313 ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.850 ton berasal dari Kabupaten Kebumen.
Udang Jateng Tembus Pasar Ekspor
Luthfi menambahkan, hasil budidaya udang dari Jawa Tengah tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga telah memasuki pasar ekspor.
Pada kuartal I/2026, ekspor udang Jawa Tengah tercatat mencapai 1.300 ton dengan nilai ekspor sebesar Rp178,8 miliar.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi produktivitas tambak udang di Kebumen yang dinilai telah memenuhi standar internasional.
“Tadi saya diberi laporan satu hektare bisa menghasilkan 40 ton. Luar biasa. Harganya juga sangat bagus, Rp70 ribu per kilogram,” ujar Prabowo.
Pemerintah Siapkan Perluasan Tambak Udang
Berbekal capaian tersebut, Prabowo menegaskan pemerintah akan terus memperluas kawasan budidaya perikanan di berbagai daerah lain di Indonesia.
Beberapa wilayah yang disebut menjadi target pengembangan antara lain Waingapu, Gorontalo, dan kawasan Pantai Utara Jawa Barat.
“Yang harus kita dukung adalah proyek-proyek yang produktif, yang menciptakan lapangan kerja, dan menghasilkan nilai tambah untuk rakyat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Proyek pembangunan Jembatan Kewek Jogja mulai memasuki tahap persiapan teknis. Pembongkaran jembatan lama dijadwalkan bulan depan.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Africa CDC memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola setelah lonjakan kasus di Republik Demokratik Kongo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.