Advertisement

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Mundur!

Aprianto Cahyo Nugroho
Kamis, 07 Juli 2022 - 17:17 WIB
Bhekti Suryani
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Mundur! PM Inggris Boris Johnson berjalan di luar kediamannya di Downing Street, London, Inggris, Rabu (18/8/2021). - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akhirnya memutuskan akan mengundurkan diri dari posisinya saat ini, di tengah gelombang tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari pemerintahannya.

Dilansir Bloomberg pada Kamis (7/7/2022), sumber yang mengetahui rencana ini mengatakan Johnson telah bersikap untuk tetap bertahan dalam 48 jam terakhir, tetapi dia mengakui bahwa dia harus mengundurkan diri.

Dia akan tetap sebagai perdana menteri sementara hingga Oktober 2022. Setelahnya, pemimpin baru dari partai Konservatif baru akan dilantik tepat saat konferensi tahunan partai.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Johnson juga dikabarkan akan memberikan pernyataan resmi pada hari ini.

BACA JUGA: Solusi Cegah Terulangnya Kerusuhan Babarsari, Pemkab Sleman: Ada Kasus, Paguyuban yang Turun Tangan

Pada hari Rabu, Johnson tetap bersikeras tetap pada pemerintahan dengan mengatakan dia bermaksud untuk mengisi peran yang kosong. Namun, tekanan terus berlanjut pada Kamis pagi dan anggota parlemennya meninggalkan pemerintahan, termasuk Menteri Keuangan Rishi Sunak dan Menteri Kesehatan Sajid Javid.

Tekanan untuk mundur bahkan disampaikan oleh Menteri Keuangan yang baru saja diangkat, Nadhim Zahawi. Johnson akhirnya tunduk pada tekanan di dalam pemerintahannya sendiri.

Untuk diketahui, sejumlah skandal telah menghantam Pemerintahan Boris Johnson selama berbulan-bulan. Johnson sebelumnya dihantam skandal sejumlah pesta yang dilangsungkan saat penguncian ketat Inggris untuk meredam pandemi Covid-19.

Skandal itu pada akhirnya menghasilkan 126 denda, termasuk satu yang dikenakan terhadap Johnson.

Advertisement

Tidak hanya itu, kandidat Konservatif dipukuli habis-habisan dalam dua pemilihan khusus untuk mengisi kursi kosong di Parlemen, menambah ketidakpuasan di dalam partai Johnson.

Skandal terbaru Johnson dituding gagal berterus terang tentang seorang anggota parlemen yang diangkat ke posisi senior meskipun ada klaim pelanggaran seksual.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Kualitas Air Sungai di Jogja Semakin Buruk

Jogja
| Kamis, 29 September 2022, 12:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement