Hati-Hati Barang Impor, Ini Modus yang Perlu Diwaspadai
Pelaku menggunakan berbagai macam modus. Mulai menyamar sebagai petugas Bea Cukai, hingga memanfaatkan rekayasa sosial demi mendekati target penipuan.
Ilustrasi - Penumpang turun dari pesawat di bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke DI Yogyakarta pada Mei 2022.
“Kunjungan wisman mengalami peningkatan signifikan mencapai enam kali lipat lebih, yaitu tercatat sebesar 260 wisman dimana pada bulan sebelumnya, pada April, tercatat hanya 35 wisman,” jelas Sugeng Arianto, Kepala BPS DIY, Jumat (1/7/2022).
Dalam publikasi pers yang digelar secara virtual, Sugeng menjelaskan jumlah kunjungan wisman ke DI Yogyakarta pada periode Januari-Mei 2022 mencapai 295 kunjungan. Sebagai informasi, angka tersebut masih belum mencapai separuh jumlah kunjungan wisman sebelum pandemi. Dimana pada Januari 2020 lalu, jumlah kunjungan wisman ke DI Yogyakarta bisa mencapai 8.386 kunjungan.
Dilihat dari kawasan asal wisman yang berkunjung ke DI Yogyakarta, Sugeng menjelaskan bahwa 77,63 persen wisman berasal dari wilayah ASEAN. “Kalau kita lihat dari negara asal, wisman yang terbanyak berasal dari Malaysia sebesar 212 atau 71,86 persen. Disusul Perancis 13 [wisman] atau 4,41 persen, Belanda 11 [wisman] atau 3,73 persen, Vietnam delapan [wisman] atau 2,71 persen,” tambahnya.
Meningkatnya jumlah kunjungan wisman ke DI Yogyakarta berimbas pada pertumbuhan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang yang kini berada di 67,65 persen. “Ini merupakan TPK yang tertinggi selama tahun 2022,” jelas Sugeng.
Secara month-to-month, TPK hotel berbintang pada bulan Mei 2022 mengalami kenaikan 40,03 poin. Sementara itu, secara year-on-year, kenaikannya terjadi 35,38 poin.
BACA JUGA: Selamat Datang di Prambanan Jazz 2022, Hari Pertama Akan Ada Andien serta Fariz RM
Sama seperti jumlah kunjungan wisman maupun TPK, BPS Provinsi DI Yogyakarta juga mencatat kenaikan jumlah tamu yang menginap di hotel. Bahkan, kenaikan jumlah tamu yang menginap mencapai hampir tiga kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada Mei 2022, ada 679.851 orang tamu yang menginap di DI Yogyakarta. Dari jumlah tersebut, 2.678 orang tamu berasal dari mancanegara. BPS mencatat mayoritas tamu menginap di hotel berbintang, dimana jumlahnya mencapai 508.353 orang.
BPS Provinsi DI Yogyakarta juga mengeluarkan data mengenai jumlah penumpang angkutan udara pada periode Mei 2022. Dilaporkan, 98,36 penumpang angkatan udara tiba di Yogyakarta International Airport (YIA).
Pada perkembangan lainnya, BPS Provinsi DI Yogyakarta juga mengeluarkan indikator Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Juni 2022. Kota Yogyakarta dilaporkan mengalami inflasi sebesar 0,52 persen. “Jika inflasi ini kita hitung dibandingkan dengan Desember 2021 atau inflasi tahun kalender, tercatat sebesar 3,88 persen. Sedangkan inflasi tahun ke tahun, Juni 2022 terhadap Juni 2021, tercatat sebesar 5,33 persen,” jelas Sugeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pelaku menggunakan berbagai macam modus. Mulai menyamar sebagai petugas Bea Cukai, hingga memanfaatkan rekayasa sosial demi mendekati target penipuan.
Grengseng Pamuji menyebut program upland yang berjalan sejak 2025 mulai menunjukkan hasil nyata bagi pengembangan komoditas kopi di wilayah Kabupaten Magelang.
Franchise Danur resmi berakhir setelah 10 tahun dengan film terakhirnya ditonton jutaan orang di bioskop Indonesia.
Di Jogja Financial Festival 2026 anak muda diedukasi interaktif untuk meningkatkan literasi asuransi generasi muda di Jogja.
Aturan baru masuk SD 2026: Anak 5,5 tahun bisa daftar dengan surat psikolog, sekolah dilarang tes calistung. Simak rincian kuota dan syaratnya di sini.
Ekspor Bantul periode Januari-April 2026 capai Rp532 miliar. Simak daftar komoditas unggulan dan upaya Pemkab Bantul menjaga target ekspor di sini.