Advertisement
Rusia Vs Ukraina: Mortir Ukraina Hantam Pasukan Sendiri, 4 Orang Tewas
Prajurit Ukraina mengendarai howitzer self-propelled M109 155 mm Amerika, di tengah serangan Rusia di Ukraina, di wilayah Donetsk, Ukraina, 13 Juni 2022. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Negara Rusia berupaya memegang kendali atas wilayah Ukraina Timur. Serangan bertubi-tubi terus berlangsung.
️Laporan terbaru Rusia menyebutkan bahwa aksi gabungan pasukan Rusia, unit milisi rakyat Donetsk dan republik rakyat Luhansk menimbulkan kerugian kritis kepada Angkatan Bersenjata Ukraina.
Advertisement
️Serangan pasukan udara Rusia pada titik penempatan formasi Nazi "Azov" di Kharkov dan salah satu batalyon brigade infanteri bermotor ke-92 di dekat desa Pokotilovka, wilayah Kharkov, telah membunuh tentara dan menghancurkan peralatan militer Ukraina.
"Lebih dari seratus personel militer, tentara bayaran asing, hingga 15 unit peralatan lapis baja dan otomotif dihancurkan," tulis keterangan resmi pihak Rusia, dikutip Rabu (29/6/2022).
Baca juga: Jadi Juru Damai, Jokowi Temui Presiden Rusia dan Ukraina
Rusia juga memaparkan bahwa lemahnya pelatihan warga Ukraina yang dimobilisasi untuk berpartisipasi dalam peperangan, serta rendahnya pelatihan tentara bayaran asing, menjadi penyebab maraknya serangan antar pasukan di pihak Ukraina.
"Pasukan yang datang untuk memasok batalyon ke-97 dari brigade infanteri ke-60 menjadi sasaran tembakan mortir dari rekan-rekan mereka," imbuh laporan Rusia.
️"Insiden serupa terjadi di Brigade Mekanik ke-28 Angkatan Bersenjata Ukraina, di mana tentara bayaran asing menembaki kelompok pengintai unit ini. Akibatnya, empat prajurit tewas di tempat, tiga luka-luka."
Secara total, sejak awal operasi militer khusus sebanyak 218 pesawat, 133 helikopter, 1.382 kendaraan udara tak berawak, 350 sistem rudal anti-pesawat, 3.837 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 690 kendaraan tempur sistem roket peluncuran ganda, 3.037 lapangan senjata artileri dan mortir, dan juga 3.889 unit kendaraan militer khusus Ukraina hancur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Pemkab Sleman Perkuat Tata Kelola Data, Gandeng Kemendagri
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Google Lyria 3 Pro Hadir, Bikin Lagu Tanpa Bisa Musik? Bisa!
- Garudayaksa FC Ganti Pelatih Lagi! Kini Berharap Tuah Widodo C. Putro
- Hampir 1.000 Kasus TB Ditemukan di DIY Awal 2026
- Mobil Sport Listrik Denza Z Siap Lawan Porsche 911
- Kylian Mbapp Bantah Skandal Cedera di Real Madrid
- Ancaman DarkSword Intai iPhone, Segera Update iOS Anda
- Veda Ega Pratama Jadi Sorotan Media Spanyol Jelang Moto3 Amerika
Advertisement
Advertisement







