Advertisement
Duh...Seorang Warga Singkawang Diduga Terinfeksi Cacar Monyet
Ilustrasi tangan seseorang terinfeksi virus cacar monyet atau Monkeypox - BBC
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Seorang warga Singkawang Kalimantan Barat diduga terinfeksi cacar monyet menurut laporan dari Dinas Kesehatan dan KB Singkawang.
"Pasien berjenis kelamin laki-laki, saat ini sedang dalam perawatan RSUD Yos Soedarso Pontianak," kata Kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan dan KB Singkawang, Mursalin, dikutip dari Antara.
Advertisement
Mursalin menceritakan, sebelumnya pada Senin (13/6/2022), pasien mendatangi Puskesmas Singkawang Utara. Kemudian, pasien tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Vincentius Singkawang.
Dokter mencurigai walaupun pada diagnosa pertama pasien dinyatakan mengalami penyakit cacar air biasa.
BACA JUGA: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari ke-114: Pilu! 322 Anak Ukraina Terbunuh, 581 Terluka
Hanya saja, cacar air yang dialami pasien perlu penanganan mengingat lebih banyak benjolan, sehingga dokter Rumah Sakit Vincentius Singkawang menyarankan agar pasien dirujuk ke Rumah Sakit Yos Soedarso Pontianak.
"Karena dicurigai sebagai penyakit cacar monyet, sehingga pasien dirujuk dengan protap protokol kesehatan sampai ke RSUD Yos Soedarso. Dan sekarang sudah dirawat di ruang isolasi RSUD Yos Soedarso Pontianak," tuturnya.
Mursalin menegaskan, jika temuan ini masih diduga cacar monyet. Terhadap temuan ini sudah pihaknya laporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar.
"Sampai saat ini penyakit yang kita curigai masih belum positip cacar monyet," katanya.
Untuk penanganan kasus yang ditemukan, pasien yang bersangkutan sudah pihaknya tangani sampai dirujuk ke RSUD Yos Soedarso Pontianak. Kemudian, untuk orang yang kontak langsung dengan pasien juga sudah ditangani petugas Puskesmas Singkawang Utara.
"Artinya, orang-orang yang kontak dengan pasien kita pantau terus apakah terjadi penularan atau tidak," ujarnya.
Sampai saat ini, katanya, baru satu temuan kasus tersebut. Itu pun masih belum pasti karena masih dicurigai. Maka dari itu, pihaknya masih menunggu kepastiannya di diagnosa akhir RSUD Yos Soedarso Pontianak.
Menurut keterangan pasien yang bersangkutan, dia tidak pernah kemana-mana, dan tidak ada orang dari luar yang kontak dengan pasien.
"Mudah-mudahan saja cacar yang dialami pasien merupakan cacar air biasa," katanya berharap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Berhamburan
- Iran Batasi Selat Hormuz, Ini Negara yang Diizinkan Melintas
- Kualitas Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik, Kategori Tidak Sehat
- Antrean Truk di Ketapang Mengular 12 Jam, Sopir Keluhkan Layanan
- Kabar Duka Mantan Menhan Juwono Sudarsono Wafat
Advertisement
Konsumsi BBM Naik, Pertamina Pastikan Stok di DIY dan Jateng Aman
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
- Ansyari Lubis Minta PSS Sleman Tampil Maksimal Lawan Kendal Tornado
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
Advertisement
Advertisement







