BPJS Ketenagakerjaan Dukung Warga Binaan di Kulonprogo Kembali Produktif
Balai Latihan Kerja Adhyaksa Mandiri Kulon Progo dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kesempatan kedua lewat pelatihan kerja dan akses perlindungan jaminan sosial.
Suasana Gebyar Sholawatan di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Dholam, Jumat (10/6/2022) malam/Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Ribuan santri yang tergabung dalam Santri Dukung Ganjar DIY menggelar gebyar sholawat dan doa bersama. Kegiatan ini untuk mendukung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024.
Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Dholam Pengasih Kulonprogo KH. Abdullah Salam mengatakan, salah satuk sikap pemimpin bangsa yang patut diteladani adalah pemimpin yang bisa merangkul semua golongan, termasuk kalangan pesantren, kiai dan ulama. Dia menyebut, Ganjar adalah sosok pemimpin yang baik karena mampu merangkul tokoh agama.
"Ini terbukti, dari keseringan Ganjar mengunjungi pesantren-pesantren untuk bersilaturahmi dengan kalangan para santri dan ulama. Kalau Pak Ganjar menjadi presiden dan bisa menyatu dengan para ulama, semoga Indonesia menjadi Indonesia yang sangat jaya dan makmur," ujar Abdullah dalam keterangannya pada Sabtu (11/6/2022).
BACA JUGA: Buntut Kasus Suap, Izin Hotel Besar Kini Dibidik Pemkot Jogja untuk Ditelusuri
Selain mampu merangkul kalangan kiai dan ulama, Abdullah menilai, Ganjar merupakan pemimpin yang dekat dengan rakyat dan rajin mendengarkan keluhan rakyat secara langsung selama memimpin Jawa Tengah dua periode. Oleh karena itu, Ganjar disebut layak menjadi presiden pada pilpres 2024 mendatang.
"Alhamdulillah setahu saya Pak Ganjar adalah orang yang bermasyarakat, peduli dengan rakyat kecil. Kalau Pak Ganjar menjadi presiden, semoga bisa bekerja sama dengan para ulama, karena kunci utama keberhasilan negara adalah ulama dan pejabat," ucap Abdullah.
Koordinator Wilayah Santri Dukung Ganjar DIY, Ijtihadul Umam mengayakan acara yang dihadiri ribuan santri dan masyarakat itu bertujuan untuk memperkenalkan sosok orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kepada santri dan masyarakat. Ganjar, lanjut Umam, merupakan sosok pemimpin yang tidak asing lagi bagi kalangan kyai dan ulama karena menjadikan tokoh agama sebagai panutan.
Kegiatan tersebut, lanjut Umam, dihadiri oleh 30 kyai di DIY. Pihaknya juga mengundang penyanyi lagu religi Veve Zulfikar dan Ustaz Zulfikar. "Ini yang membuat Ganjar disenangi banyak kalangan, sehingga pantas untuk memimpin bangsa Indonesia. Pak Ganjar dekat dengan kalangan pesantren, kyai-kyai, ulama-ulama, majelis taklim. Itu ikhtiar kami untuk meneladani dan menyuarakan beliau kepada masyarakat, khususnya santri dan pondok pesantren," tutur Umam.
Muhammad Imadudin, salah satu santri Nurul Dholam menambahkan bila terpilih menjadi Presiden 2024 diharapkan Ganjar dapat memperhatikan perkembangan pesantren. "Semoga dengan Pak Ganjar mencalonkan agar ada yang melanjutkan pemimpin yang bisa memperhatikan santri. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa santri sangat berkontribusi untuk bangsa ini," ungkap Imadudin. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Balai Latihan Kerja Adhyaksa Mandiri Kulon Progo dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kesempatan kedua lewat pelatihan kerja dan akses perlindungan jaminan sosial.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 7 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.