Penerbangan Singapura-Jakarta Tertunda Imbas Letusan Gunung Anak Krakatau
Penerbangan Singapura-Jakarta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Singapore Airlines menyiapkan hotel dan taksi bagi penumpang terdampak.
Tangkapan layar- Ilustrasi Virus Corona varian Omicron. JIBI/Bisnis-Nancy Junita
Harianjogja.com, JAKARTA – Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menganggap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih perlu diberlakukan agar masyarakat tetap hati-hati dalam menyikapi pandemi Covid-19.
Menurutnya, meskipun situasi pandemi di Indonesia saat ini makin baik, tetapi penanganan pandemi harus disikapi dengan berhati-hati.
"Memang makin baik, tetapi kalau membandingkan kasus infeksi ya kita tidak bisa membandingkan dengan negara lain karena testing kita rendah, karena yang saat ini yang kita hadapi adalah Omicron dan varian-variannya yang angka reproduksinya tinggi," katanya kepada wartawan, Sabtu (4/6/2022).
Dicky memaparkan tingkat penularan varian Omicron cukup tinggi. Dia menyebut angka reproduksi varian Omicron mendekati 10. Meski begitu, memasuki tahun ketiga pandemi Corona hal esensial yang perlu diperhatikan bukan lagi angka reproduksi Covid-19, tetapi tingkat keparahan penyakit hingga kasus kematian.
"Bahkan, yang lebih esensial untuk dilihat adalah tingkat keparahan, hunian rumah sakit dan kematian tentu, dan karakter dari virus yang tentu ini dilihat dari hasil surveilans genomik, itu di saat ini," katanya.
Selain itu, yang perlu terus ditingkatkan adalah membangun imunitas masyarakat melalui vaksinasi dosis ketiga atau booster. Dicky menyebut vaksinasi booster dinilai lebih efektif sebagai proteksi terhadap virus Corona varian Omicron.
"Dalam konteks era Omicron yang turunannya, tiga dosis ini yang lebih diharapkan bisa melindungi publik dengan imunitas atau proteksinya. Ini yang tentunya masih jadi PR kita bicara dosis ketiga. Namun kalau disebut sekali lagi terkendali saya sih belum confidence lah ya untuk mengatakan itu, bahwa iya mendekati itu, iya, on track-nya iya," tuturnya.
Dicky menyarankan agar pemerintah hati-hati dalam menyikapi transisi dari pendemi ke endemi. Dia menilai pemerintah tidak terburu-buru.
"Yang menjadi permasalahan saat ini di masa transisi ini kita harus sangat hati-hati dalam menyikapi situasi ini dengan tidak terburu-buru, bahwa ada pelonggaran-pelonggaran iya, bahwa ada pergeseran dari sifatnya dari mandatory menjadi tanggung jawab individu setiap masyarakat iya, tetapi ingat di dalam proses itu ada peran pemerintah, dengan cara apa? membangun literasi," jelasnya.
Menurut Dicky, literasi mengenai cara menyikapi pandemi Corona ini harus digencarkan kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat mengetahui situasi dan kondisi saat melepas masker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Penerbangan Singapura-Jakarta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Singapore Airlines menyiapkan hotel dan taksi bagi penumpang terdampak.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.