Airlangga Hartarto Terus Pantau Progres 2 KEK di Batam

Airlangga Hartarto (kiri). - Istimewa
27 April 2022 19:57 WIB Arief Junianto News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Dalam upaya pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia, pemerintah memfokuskan pada akselerasi pertumbuhan ekonomi wilayah, serta mendorong KEK tersebut untuk mampu membangun nilai tambah atas penguasaan teknologi dan sumber daya manusia.

Hal tersebut ditujukan terutama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta peningkatan daya saing.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Batam, Rabu (27/4/2022), berkesempatan meninjau KEK Batam Aero Technic (BAT) dan KEK Nongsa Digital Park (NDP).

BACA JUGA: Puan Maharani ke Kader PDIP: Jangan Terpengaruh dengan Survei Capres

Selain untuk meninjau langsung kemajuan pembangunan sejak ditetapkannya kedua lokasi tersebut sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, kunjungan tersebut juga sekaligus untuk mendorong akselerasi investasi.

Turut mendampingi Menko Perekonomian dalam kunjungan tersebut antara lain adalah Menteri Perindustrian, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Anggota DPR, Gubernur Kepulauan Riau, Wali Kota Batam/Kepala BP Batam, dan Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK.

Kunjungan pertama dilakukan Menko Airlangga ke KEK BAT yang beroperasi sebagai KEK berdasarkan PP No.67/2021 dan berfokus pada kegiatan industri berbasis Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO) pesawat udara serta logistik.

“Kami meninjau KEK terkait MRO, dibandingkan dengan kunjungan pada Juni 2021 lalu, sekarang sudah ada progres terutama dari pembangunan hanggar baru, dan terlihat juga kapasitas maintenance meningkat. Tentunya yang penting adalah jumlah tenaga kerja yang meningkat menjadi 3.000 orang, terdiri dari 1.500 insinyur/sarjana teknik, dan sisanya teknisi atau mekanik,” ucap Airlangga melalui rilis, Rabu.

BACA JUGA: Pemkot Magelang Berkolaborasi Mengembangkan UMKM

Dari luasan KEK BAT sebesar 30 hektare akan dibangun dalam empat tahapan, sementara itu investasi yang akan masuk sampai 2030 ditargetkan sebesar Rp7,29 triliun dan hingga April 2022 sudah terealisasi sekitar Rp3 triliun.

Adapun penyerapan tenaga kerja di 2030 ditargetkan hingga sebanyak 9.976 orang, dan sudah terealisasi sebanyak 1.474 orang hingga April 2022 ini.

Airlangga menjelaskan, dengan dibangunnya BAT ini diperkirakan akan menghemat devisa 65%-70% dari kebutuhan MRO dari maskapai penerbangan nasional senilai Rp26 triliun per tahun yang selama ini mengalir ke luar negeri.

Sementara pada kunjungan di KEK NDP yang memiliki luas 166,45 hektare dan beroperasi sebagai KEK melalui PP No.68/2021 serta dikembangkan untuk berbagai kegiatan yang antara lain mencakup riset, ekonomi digital, dan pengembangan teknologi serta pariwisata, pendidikan, dan industri kreatif.

Target total investasi untuk KEK ini yakni sebesar Rp39 triliun yang terdiri atas investasi pembangunan kawasan sebesar Rp1,3 triliun dan investasi pelaku usaha sebesar Rp37,7 triliun.

Sementara itu, target penyerapan tenaga kerja sebesar 16.500 orang di 2040, dan telah berhasil terealisasi hingga 1.070 orang pada akhir 2021.

“Di sini, kami melihat progres dari industri animasi, dan sejak diberikannya status KEK pada Juni 2021 lalu, sudah terlihat ada 11 perusahaan Data Center yang berkomitmen berinvestasi senilai sekitar Rp14 triliun, dan kebutuhan tenaga listriknya yaitu di atas 125 MW. Pemerintah akan terus mendorong supaya NDP bisa merealisasikan investasinya dalam waktu dekat ini. Target investasi di NDP yakni sekitar Rp60 triliun, tapi yang disanggupi baru Rp40 triliun, jadi kita lihat secara bertahap antara Rp40-Rp60 triliun,” ucap dia.

BACA JUGA: Resmi! Tantowi Yahya Jabat Presiden United In Diversity

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga diinformasikan mengenai perkembangan pendidikan talenta digital di KEK NDP yang bekerja sama dengan beberapa mitra di bidang edukasi, diantaranya yakni Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) University Australia untuk Cyber Security course, Amazon Web Services (AWS) untuk cloud data management, dan yang terakhir dengan Epic Games untuk mengadakan training for trainer menggunakan platform Unreal Engine.

Menurut Menko Airlangga, KEK NDP dapat berperan sebagai entry point untuk perusahaan IT internasional, baik dari Singapura maupun negara lainnya serta menjadi IT Hub Digital Bridge Indonesia ke Singapura dan dunia internasional. Selain itu, KEK NDP juga menjadi pusat pengembangan SDM muda digital Indonesia yang nantinya dapat berperan besar dalam perekonomian nasional dengan menjadi technopreneur.

CEO Nongsa Digital Park, Mike Wiluan dalam kesempatan yang sama berharap dapat mengembangkan SDM khususnya di bidang IT sehingga KEK NDP nantinya dapat memberikan kontribusi pada usaha teknologi informasi ke perekonomian nasional. Selain itu, Mike juga menambahkan rencana Infinite Studio untuk membangun virtual studio.