Advertisement
Rampung pada 2024, Bandara di Ibu Kota Baru Diklaim Semegah Bandara YIA
Ruang tunggu Bandara YIA di Kulonprogo, Kamis (6/1/2022). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintah menargetkan pembangunan bandara baru penunjang Ibu Kota Negara (IKN) di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur rampung pada 2024. Bandara baru itu diklaim semegah Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan lokasi bandara baru ini akan dihubungkan oleh jalan tol, baik dari Balikpapan maupun IKN. Rencananya, kata dia, bandara baru ini nantinya memiliki panjang landas pacu (runway) sepanjang 3000 meter x 45 meter, dan bisa didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing 777.
Advertisement
BACA JUGA: 5 Bandara Indonesia Terbesar dengan Spot Kece di Dalamnya, Ada YIA
Melihat kapasitasnya, Menhub mengatakan bandara baru ini serupa dengan YIA di Kulonprogo.
“Saya optimistis, bandara baru tersebut bisa diselesaikan pada 2024 mendatang. Melihat situasi di lapangan dan pengalaman membangun Bandara YIA yang ukurannya sama, itu bisa dilaksanakan,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (22/2/2022).
Sebelum menentukan titik lokasi pembangunan bandara baru tersebut, studi penentuan lokasi calon bandara baru yang lokasinya sangat strategis, yaitu berada di antara kawasan IKN dengan Balikpapan.
Titik tersebut, kata dia, telah sesuai dengan jaringan jalan yang direncanakan Kementerian PUPR dan Bappenas.
Lebih lanjut, Menteri Budi menyebut akan berkoordinasi dengan TNI AU terkait kolaborasi penggunaan bandara IKN untuk kepentingan komersial dengan kepentingan militer.
YIA, yang terletak di Kulonprogo tersebut telah diresmikan pada 28 Agustus 2020 dikelola oleh PT Angkasa Pura I. Bandara yang dibangun dengan biaya senilai Rp12 triliun tersebut dibangun saat pandemi Covid-19 melanda dan hingga kini belum dapat mencapai target jumlah penumpang yang diharapkan.
BACA JUGA: Di Luar Jasa Penumpang, Bandara YIA Bakal Andalkan Pendapatan dari Airport City
Sebagai perbandingan, Bandara YIA dibangun lebih besar jika dibandingkan dengan Bandara Adisutjipto dan dibangun hanya membutuhkan waktu 20 bulan. YIA memiliki landasan pacu epanjang 3.300 meter lebih panjang. Bandara YIA mampu digunakan untuk mendarat pesawat jenis Airbus A380 dan Boeing 777 seperti pesawat dari Eropa, Amerika, Arab Saudi dan negara Asia yang lain.
Biaya yang digunakan untuk pembebasan lahan sebesar Rp4,2 triliun dan pembangunan fisik sebesar Rp7,1 triliun. Total biaya pembangunan Bandara YIA di Kulonprogo senilai Rp11,3 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
THR Gunungkidul Aman, Tak Ada Aduan Masuk hingga Posko Ditutup
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Puasa Intermiten Sering Gagal Karena Ngemil Ini Solusinya
- Jelang EPA, PSS U19 Fokus Bangun Mental dan Kekompakan
- Kasus Kuota Haji Menguat, KPK Siapkan Pengumuman Penting Senin
- Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
- Pemerintah Berupaya BBM Subsidi Tetap Aman Saat Dunia Bergejolak
- Tubuh Sering Lelah Bisa Jadi Tanda Kurang Vitamin D
- Parkir Liar di Sirip Malioboro Picu Macet Parah saat Libur Lebaran
Advertisement
Advertisement







