Advertisement
Menkes: Ada Kemungkinan Vaksin Booster Diberikan Gratis
Salah satu siswa SD mendapat injeksi vaksin Sinovac dosis pertama di XT Square, Kemantren Umbulharjo, Jogja, Selasa (28/12/2021). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah membuka kemungkinan memberikan vaksin booster Covid-19 secara gratis. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksinasi dosis ketiga atau booster akan dimulai 12 Januari 2022 nanti.
Vaksinasi booster diberikan kepada kelompok usia 18 tahun ke atas sesuai rekomendasi WHO. Vaksinasi diberikan kepada masyarakat di 244 kabupaten dan kota yang telah memenuhi kriteria 70% suntikan pertama dan 60% suntikan kedua. Beberapa vaksin bisa diberikan dalam dosis setengah.
Advertisement
BACA JUGA: Vaksinasi Booster Dimulai 12 Januari, Ini 3 Jenis Vaksin yang Bakal Digunakan
Berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan Center of Disease Control dan Food and Drug Administration Amerika Serikat, booster vaksin Moderna dapat diberikan setengah dosis.
“CDC dan FDA Amerika mengeluarkan kebijakan, Moderna booster-nya half dosed [setengah dosis] karena kerasnya Moderna atau efek KIPI-nya. Nah sekarang ITAGI [Indonesian Technical Advisory Group on Immunization] sedang melakukan research mudah-mudahan bisa selesai di tanggal 10 Januari," kata Budi.
Budi menyebutkan penggunaan vaksin Pfizer dan Moderna hanya setengah dosis, tetapi efektivitasnya sama dengan satu dosis. Dengan demikian, ada kemungkinan vaksin booster diberikan secara gratis.
“Vaksin Pfizer dan Moderna memang half dosed dan full dosed tidak ada beda dari sisi efektifitasnya, kita bisa menggunakan half dosed sehingga kemungkinan besar seluruh kebutuhan vaksin booster bisa dipenuhi dari yang gratis,” tutur Budi.
BACA JUGA: Sekolah di Jogja Mulai Dibuka Penuh, Begini Sistem yang Diberlakukan
Pemerintah masih menunggu hasil penelitian dari ITAGI.
“Tapi ini masih dalam diskusi ya nanti hasilnya akan keluar sesudah laporan dari tim profesor-profesor di ITAGI menyampaikan hasilnya tanggal 10 Januari,” katanya.
Indonesia membutuhkan 230 juta dosis untuk vaksinasi booster. Saat ini, pemerintah sudah mengamankan 113 juta dosis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Kepuasan Publik ke Trump Turun, Dipicu BBM dan Konflik Iran
- Guru Besar UIN: Kasus Penyiraman Aktivis Harus Dilihat sebagai Oknum
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
Advertisement
Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Ketahanan Energi Indonesia Dinilai Stabil di Tengah Geopolitik Global
- Puncak Arus Balik Bandara YIA Tembus 16 Ribu Penumpang Hari Ini
- Titik Panas Sumut Melonjak Jadi 33 Titik, BMKG Ingatkan Bahaya Karhutl
- WFH ASN Setelah Lebaran Belum Diputuskan, Bantul Tunggu Arahan Pusat
- HUT ke-42, Didit Hediprasetyo Dapat Kejutan dari Megawati
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
Advertisement
Advertisement







