10 Provinsi dengan Indeks Kerukunan Umat Beragama Terbaik di Indonesia, Ada DIY

Tangkapan layar Indeks kerukunan umat beragama di Indonesia tahun 2021. - JIBI/Bisnis.com/Nancy Junita
21 Desember 2021 15:27 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, SOLO - Nilai Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2021 yang dikeluarkan Kementerian Agama menyebut kerukunan beragama di Indonesia termasuk baik. Ada 10 provinsi, termasuk DIY, yang masuk kategori baik. Rata-rata nilai indeks nasional 72,39 atau naik 4,93 poin dari tahun 2020.

Laporan ini disampaikan Tenaga Ahli Menteri Agama Mahmud Syaltout saat menyampaikan nilai indeks KUB di Solo, sebagaimana dikutip dari laman kemenag.go.id, Selasa (21/12/2021).

BACA JUGA: Sekolah Digusur Proyek JJLS, Nasib Siswa SD di Gunungkidul Ini Telantar

Menurutnya, hasil penelitian indeks KUB menjadi kado indah untuk menyambut Hari Amal Bakti Kementerian Agama Ke-76 yang akan diperingati pada 3 Januari 2022 nanti.

"Kami bersyukur nilai KUB mencapai nilai tinggi. Artinya, kinerja Kementerian Agama lebih baik," ujar Mahmud Syaltout di Solo, Senin (20/12/2021).

Menurut Gus Mahmud, mendapatkan nilai baik bukanlah hal yang mudah. Diperlukan kerja sama dan sinergi seluruh pihak Kementerian Agama dan pemangku kepentingan.

“Indeks KUB bukan hanya melihat keberhasilan, tapi yang paling penting adalah pemetaan masalah, prediksi masalah, dan deteksi masalah. Karena indeks KUB dibangun dari beberapa variabel yaitu toleransi, kerja sama, dan kesetaraan,” ungkapnya.

Indeks KUB menjadi sistem peringatan dini dan sistem pemantauan yang baik karena dapat melihat pola pikir dan sikap di masyarakat Indonesia.

“Ini adalah inventaris terbaik yang dimiliki Kemenag, maka perlu tindak lanjut dari hasil temuan,” katanya.

BACA JUGA: Sandiaga: 11 Juta Orang Bakal Liburan saat Akhir Tahun

Kepala Balitbang Diklat Achmad Gunaryo mengatakan indeks KUB adalah cara untuk menunjukkan wajah toleransi melalui potret kerukunan di Indonesia. Maka, indeks KUB diharapkan dapat menunjukkan wajah terbaiknya.

“Kondisi kehidupan keagamaan di Indonesia sangat dinamis. Ini menjadi salah satu potensi besar dalam keberagaman. Maka perlu upaya untuk meningkatkan nilai-nilai toleransi dan kerukunan,” ujar Kaban Gunaryo.

Indeks KUB adalah ruang diseminasi riset kebijakan berupa pemetaan kondisi kerukunan umat beragama di Indonesia.

Selain itu, riset ini pun memotret dinamika keagamaan aktual sekaligus mencari formula solusi untuk kebijakan keagamaan yang lebih baik.

“Kontribusi pemikiran dan hasil riset senantiasa penting dalam rangka membantu perumusan dan pengambilan kebijakan yang berbasis data dan fakta,” katanya.

Rilis indeks KUB ini bernilai strategis sebagai bagian dari solusi. Maka dari itu, konsep moderasi beragama dan memperkuat kondisi kerukunan umat beragama menjadi pilihan tepat.

“Kami berharap peta KUB ini membuat ini kita lebih mantap memelihara kerukunan umat beragama dan menciptakan kehidupan keagamaan yang toleran dan damai,” ujar Kaban Gunaryo.

“Kerukunan umat beragama, sebagai bagian penting kerukunan nasional, merupakan tugas bersama umat beragama, pemda, pemerintah, civitas academica, termasuk kalangan masyarakat madani (civil society). Maka kami menggandeng berbagai pihak untuk mewujudkan cita-cita luhur ini."

BACA JUGA: Viral Satpol PP DIY Beli 2 Unit Ninja 4 Silinder, Ini Penjelasan Kepala Satpol PP DIY

Pada kesempatan yang sama, Rektor ISI Surakarta I Nyoman Sukerna sebagai perwakilan sivitas akademika menyampaikan apresiasi terhadap Balitbang Diklat Kemenag atas kerja sama yang dapat terjalin.

“Praktik, keilmuan, dan pendidikan seni memiliki pekerjaan rumah yang sangat penting berkaitan dengan kerukunan umat. Praktik seni diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kerukunan umat beragama di Indonesia, bahkan dunia,” ungkapnya.

Menurut Nyoman, di dunia pendidikan diperlukan terobosan sebagai langkah-langkah nyata untuk membuka kerja sama dan sinergi perjumpaan lintas iman, yakni menumbuhkan sinergi antara seni dan agama.

Berikut 10 provinsi dengan indeks KUB terbaik:

1. Nusa Tenggara Timur (NTT) 81,07

2. Papua 80,20

3. Sulawesi Utara 78,35

4. Papua Barat 78,63

5. Bali 77,95

6. Kalimantan Barat 77,61

7. Maluku 76,30

8. Kalimantan Tengah 76,20

9. Kepulauan Riau 76,20

10. DIY 76,03

Sumber : JIBI/Bisnis.com