Polri Ungkap Alasan di Balik Mutasi Besar-besaran

Irjen Pol Dedi Prasetyo sebagai Kepala Divisi Humas Polri. - Antara
20 Desember 2021 13:57 WIB Setyo Aji Harjanto News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi jabatan di lingkungan Polri. Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram bernomor ST/2567/XII/KEP/2021, ST/2568/XII/KEP/2021, ST/2568/XII/KEP/2021, dan ST/2570/XII/KEP/2021.

Terdapat beberapa nama perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah Polri yang ikut dimutasi. Ada sekitar 600-an perwira menangah dan pati yang dimutasi.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan mutasi tersebut dalam rangka penyegaran. Terdapat juga beberapa perwira yang sudah memasuki masa pensiun.

"Ya benar proses mutasi secara alamiah yang pensiun dan tour of duty dan area serta penyegaran," kata Dedi, dikutip Senin (20/12/2021).

Salah satunya, ada nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Firli dimutasi karena memasuki masa pensiun. Proses mutasi ini tak akan memengaruhi jabatannya sebagai ketua KPK.

Sejumlah kapolda pun dimutasi sebagai bagian dari tour of area. Para Kapolda yang dimutasi salah satunya Irjen Pol Muhammad Iqbal, dari Kapolda Nusa Tenggara Barat menjadi Kapolda Riau.

Kemudian, Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Setyo Budiyanto yang dipromosikan sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur.

Jabatan Kapolda Kaltim kini diemban Irjen Imam Sugianto, yang sebelumnya menjabat Asops Kapolri.

Lalu Irjen Remigius Sigid Tri Hardjanto dipindahkan dari jabatan Kapolda Kalbar menjadi Kadiv Hukum Polri. Jabatan Kapolda Kalbar diberikan kepada Irjen Suryanbodo Asmoro.

Irjen Guntur Setyanto dimutasi dari jabatan Kapolda Bengkulu dalam rangka pensiun. Posisinya digantikan Irjen Agung Wicaksono, yang sebelumnya menjabat sebagai Wairwasum Polri.

Selanjutnya, Irjen Refdi Andri dimutasi terkait pensiun dari jabatan Kapolda Maluku, menjadi perwira tinggi staf ahli Kapolri. Untuk gantinga, Irjen Lotharia Latif dimutasi dari jabatan Kapolda NTT menjadi Kapolda Maluku.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia