Tak Lama Lagi, 40% Populasi Indonesia Lengkap Disuntik Vaksin Covid

Juru Bicara Pemerintah Dokter Reisa Broto Asmoro di Kantor Presiden, Senin (21/9/2020). - Youtube Setpres
18 Desember 2021 09:47 WIB Wahyu Arifin News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro mengatakan Indonesia segera mencapai target 40% populasi yang disuntik vaksin Covid-19 lengkap. 

Dalam keterangan persnya dari Istana Negara, Jumat (17/12/2021), Reisa menyampaikan saat ini sudah hampir 150 juta warga sudah mendapatkan minimal vaksin pertama, sedangkan 105 juta lebih di antaranya sudah divaksinasi lengkap. 

Dengan melakukan vaksinasi pada 3,2 juta orang lagi, maka capaian dosis lengkap sudah di atas 108 juta atau 40 persen dari total populasi Indonesia.

“Apabila sudah tercapai mencapai 40 persen warga yang tervaksinasi lengkap, lembaran sejarah mengukir kembali nama Indonesia dengan indah, sebagai negara yang sudah melindungi 40 persen warga negaranya sebelum tahun 2021 berakhir,” tandas Reisa.

Hal tersebut dikatakannya adalah pencapaian luar biasa bagi negara kepulauan terbesar di dunia, negara dengan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia yang tersebar di 17 ribu pulau lebih.

“Dan kita optimistis, awal tahun depan, Indonesia sudah bisa mencapai target pogram vaksinasinya, memvaksinasi 70 persen warga negaranya,” lanjut Reisa. 

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk segera melengkapi vaksinasi, apalagi mengingat program vaksinasi untuk anak 6-11 tahun juga telah dimulai pada 14 Desember lalu.

Vaksin dikatakan Reisa menyelamatkan nyawa, memberikan perlindungan dari serangan virus SARS CoV-2 yang terus bermutasi untuk mencari cara masuk ke tubuh manusia.

“Ditemukannya varian Omicron di Indonesia harus membuat kita semakin segera untuk mendapatkan perlindungan penuh, yaitu dengan dua kali vaksinasi. Bagi yang belum menerima vaksin dua dosis, jangan ditunda, apalagi tidak dilanjutkan sama sekali,” ujarnya.

Kemudian terkait vaksin booster, Reisa menjelaskan bahwa pemerintah sedang menyiapkan kebijakan dan pelaksanaannya apabila memang disarankan oleh para ahli, serta bila capaian program vaksinasi dosis lengkap sudah tinggi, yaitu di atas 70 persen.

Terkait suplai vaksin, saat ini pemerintah bekerjasama dengan COVAX Facility. Menlu Retno Marsudi menjadi salah satu ketuanya dan memimpin 92 kelompok negara berkembang yang masuk dalam COVAX Advance Market Commitment 92.

Terkait jumlah vaksin yang telah diterima Indonesia, Reisa menyebutkan bahwa vaksin datang hampir tiap hari dan sampai saat ini Indonesia telah menerima lebih dari sekitar 418 juta dosis vaksin baik dalam bentuk jadi dan bahan baku.

Tahun ini, kata Reisa, pemerintah sudah menyediakan paling tidak tujuh jenis vaksin dan Badan POM sudah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk 11 jenis vaksin Covid-19.

Sumber : JIBI/Bisnis.com