Ini Regulasi yang Hambat Investasi Energi Terbarukan
Permen ESDM No 50/2017 dan perubahannya masih tidak menarik bagi para investor.
Asap membubung dari cerobong-cerobong asap sebuah pabrik pemanas di Jilin, China/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti mendorong optimalisasi pengembangan teknologi di Indonesia untuk menekan emisi karbon.
Pengembangan teknologi dinilai merupakan suatu hal mutlak untuk mendorong percepatan transisi energi. Terlebih teknologi ini dapat membantu pembangkit fosil menurunkan emisinya.
“Kita dorong BRIN [Badan Riset dan Inovasi Nasional] melakukan inovasi agar kontribusi terhadap penerapan energi terbarukan di Indonesia berjalan maksimal,” katanya saat webinar FGD Indonesia Menuju Net Zero Emission, Rabu (8/12/2021).
Sejumlah inovasi teknologi disebut dapat membantu pencapaian net zero emission. Beberapa di antaranya adalah penerapan program co-firing pada pemmbangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan carbon capture utilization storage (CCUS).
Pada sektor energi baru terbarukan, teknologi storage untuk pembangkit terbarukan juga cukup mahal. Teknologi ini mampu menyimpan daya yang diterima dari PLT EBT seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Selain itu, dia menyebutkan bahwa potensi energi terbarukan di Indonesia sangat melimpah. Sekitar 3.686 gigawatt (GW). Potensi ini berasal dari PLTS (3.295 GW), PLTB (155 GW), PLTP (23,9 GW), Bioenergi 57 GW, Samudra 60 GW serta PLTA 95 gigawatt.
“[Dengan transisi energi] kita punya potensi menghasilkan 23 juta pekerjaan yang lebih hijau. Kita bisa selamatkan 40.000 jiwa per tahun,” terangnya.
Di sisi lain, Roro mengaku bahwa parlemen terus mendorong pembentukan RUU EBT. Dia menyebutkan bahwa hingga kini draf regulasi itu masih berada di Badan Legislatif (Baleg). Padahal pandangan fraksi telah disampaikan sejak Juli 2021.
Usai dibahas di Baleg, draf tersebut baru dibahas di Komisi VII hingga kemudian disahkan melalui rapat paripurna.
“Kami sudah merancang yang paling optimal seperti apa akhirnya sepakat mendorong energi transisi di Indonesia. Ini PR kita bersama untuk mengawalnya,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Permen ESDM No 50/2017 dan perubahannya masih tidak menarik bagi para investor.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.